Selasa, 14 Juli 2020 22:37

Buka Seleksi Petugas Haji Tahap 2, Kakanwil Kemenag Sampaikan 2 Hal ini

Jumat, 14 Februari 2020 00:25 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Buka Seleksi Petugas Haji Tahap 2, Kakanwil Kemenag Sampaikan 2 Hal ini
Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur Ahmad Zayadi saat membuka seleksi petugas haji tahap 2 Tingkat Provinsi Jawa Timur di Hall Mina Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Kamis (13/2). foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur Ahmad Zayadi membuka seleksi petugas haji tahap 2 Tingkat Provinsi Jawa Timur di Hall Mina Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Kamis (13/2).

Mengawali sambutannya, Ahmad Zayadi bercerita tentang pengalamannya saat menjadi bagian dari Amirul Hajj tahun 2019. Selama 21 hari di Arab Saudi, ia menyaksikan bagaimana seharusnya persiapan dan kemampuan yang dimiliki oleh petugas haji agar mampu melayani Jemaah haji dengan cara-cara terbaik.

"Dua hal yang harus dipersiapkan petugas haji agar dapat memberikan pelayanan terbaik dan maksimal kepada Jemaah haji. Hal pertama adalah pengetahuan substantif serta kondisi fisik yang prima," ucapnya di depan 389 peserta seleksi.

Kakanwil menjelaskan, pengetahuan substantif ini tidak hanya terpaku pada fikih haji, tapi petugas haji juga harus mumpuni dalam fikih ibadah.

“Kenapa sampai dengan fikih ibadah? Karena kenyataannya memang, jemaah haji kita dari latar belakang jemaah haji, dari sisi kulturalnya perlu mendapatkan bimbingan baik sisi penyelengaraan haji maupun sisi ibadahnya,” jelasnya.

Persiapan kedua, lanjut kakanwil, adalah persiapan fisik. Berdasarkan pengalamannya tahun 2019 lalu, cukup memberikan pengalaman bagaimana petugas haji memerlukan persiapan fisik yang luar biasa. Dalam beberapa hari bersama rombongan Amirul Hajj, setiap hari Ahmad Zayadi hampir rata-rata melangkahkan kaki sebanyak 65.000 langkah kaki atau setara dengan 30 km.

“Bayangkan, 30 km setiap hari. Ini artinya apa? Harus ada kekuatan fisik luar biasa sehingga kita akan mampu memaksimalkan tugas kita sebagai pembimbing, atau tugas pokok fungsi yang lainnya,” lanjutnya.

Ia menambahkan, seluruh calon peserta mendapat kesempatan yang sama untuk menjadi petugas haji melalui persaingan yang sehat dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga meminta seluruh pihak bersikap sportif, konsekuen dan konsisten, serta lebih mengutamakan profesionalisme.

Sebanyak 389 peserta seleksi tahap 2 tingkat Provinsi Jawa Timur ini terdiri dari 153 peserta formasi ketua kloter, 154 peserta pembimbing ibadah haji, serta 82 PPIH Arab Saudi. PPIH Arab Saudi tersebut terdiri dari 11 peserta bimbingan ibadah, 26 peserta bidang akomodasi, 20 peserta bidang konsumsi, 16 peserta bidang transportasi, serta 9 peserta bidang siskohat.

Para peserta seleksi tahap 2 ini merupakan peserta yang telah lolos pada seleksi tahap pertama di tingkat kemenag kabupaten/kota yang telah digelar pada Selasa (4/2) pekan lalu. (ian/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 13 Juli 2020 22:40 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...