Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono (dua dari kiri) dan Ketua Asprov PSSI Jatim, Ahmad Riyadh (dua dari kanan) saat menggelar konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sebanyak delapan klub papan atas memperebutkan Piala Gubernur Jawa Timur dalam turnamen Piala Gubernur Jatim 2020. Tujuh klub berasal dari klub anggota Liga 1 Liga Indonesia dan satu klub liga Malaysia.
Delapan klub yang akan berlaga itu terbagi dalam 2 grup yakni Grup Bangkalan, Madura dan Grup Kanjuruhan, Malang. Klub-klub yang akan bertanding di Bangkalan adalah Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Madura United, dan Bhayangkara FC.
BACA JUGA:
- Persatu Tuban Ditahan Imbang Bumi Wali FC Tanpa Gol di Liga 4 Piala Gubernur Jatim
- Prof Kiai Asep: Gubernur Khofifah Jalankan Pemerintahan Pakai Referensi, Perhitungan dan Hati-Hati
- Menang Adu Penalti, Jali FC asal Sidoarjo Juara Liga Ramadan 2025
- Ada Dua Remaja Magetan di Balik Keberhasilan Persebaya Juarai Piala Soeratin U13
Sedangkan di grup Kanjuruhan Malang ada Arema FC, Persija Jakarta, Persela Lamongan, dan satu-satunya klub dari Malaysia yang menjadi peserta, Sabah FC.
"Ini turnamen bergengsi level nasional karena diikuti oleh delapan klub papan atas, termasuk Persija Jakarta dan Sabah FC," kata Ketua Asosisasi Provinsi (Asprov) PSSI Jatim, Ahmad Riyadh dalam konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Kamis (6/2).
Riyadh menjamin delapan klub di turnamen Piala Gubernur Jatim ini akan menampilkan permainan yang menarik. Sebab, pemain yang dibawa adalah pemain inti, bukan pemain lapis kedua. Bahkan sejumlah pemain yang baru dikontrak akan dimainkan dalam turnamen ini.
Turnamen yang menyediakan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 300 juta bagi juara pertama dan Rp 200 juta untuk runner up ini merupakan ajang bagi klub untuk melihat sejauh mana persiapan tim jelang kompetisi Liga 1 2020.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




