Kamis, 24 September 2020 22:43

Tulis "Jember Kota Carnaval", Pemkab Dinilai Tak Mengerti Kaidah Bahasa Indonesia

Jumat, 03 Januari 2020 16:34 WIB
Editor: .
Wartawan: Yudi Indrawan
Tulis "Jember Kota Carnaval", Pemkab Dinilai Tak Mengerti Kaidah Bahasa Indonesia
Jember Fashion Carnaval atau JFC yang setiap tahun digelar di Kabupaten Jember.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Pasca selesainya penggarapan Jembatan Semanggi yang penuh dengan kerlap kerlip lampu, ada hal menggelitik pada jembatan yang terletak di jalan Bengawan Solo tersebut. Yakni, karena slogan "Jember Kota Karnaval" yang menghiasi jembatan itu keliru bertuliskan 'Jember Kota Carnaval'.

Hal ini dinilai memalukan, karena untuk menghias jembatan tersebut, Pemkab Jember menggelontorkan anggaran hingga Rp 4,4 miliar.

Menurut Ahli Bahasa dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Jember (Unej) Drs Andang Subaharianto M.Hum, penggunaan kalimat tersebut tidak sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia.

"Carnaval" merupakan istilah bahasa asing yang nanggung. "Artinya, kalau mau menggunakan Bahasa Inggris, seharusnya 'Carnival' bukannya Carnaval," jelas Andang saat dikonfirmasi wartawan, Jumat siang (3/1/2020).

Sedangkan kalau kata serapan bahasa Indonesianya adalah “karnaval”, dan istilah tersebut sudah dibakukan. "Masyarakat Jember sendiri sudah banyak yang tahu bagaimana penulisan karnaval yang benar sesuai bahasa kita," ungkapnya.

Karena itu, Dosen Sastra Indonesia ini meminta Pemkab Jember tak perlu latah, lalu sok menggunakan Bahasa Inggris yang tidak jelas, apalagi salah dalam struktur bahasanya.

"Kenapa kemudian tidak pakai Bahasa Indonesia saja? Karena bahasa tersebut merupakan kebanggaan sebagai orang Indonesia. Apalagi pemerintah seharusnya memberikan contoh yang baik dalam penggunaan bahasa," tegasnya.

Bahkan selain mengkritik tentang susunan kalimat yang salah, Andan pun juga menilai klaim Jember sebagai kota karnaval terlalu berlebihan.

(Ajang Jember Fashion Carnaval)

"Ketika Jember memang mengklaim demikian, seharusnya jumlah karnaval yang ada tidak hanya terpaku pada JFC (Jember Fashion Carnaval). Seyogyanya lah ketika pemkab mengklaim, maka harus dilengkapi dengan kuantitas dan kualitas karnaval yang ada di Jember. Jika hanya ada satu karnaval yakni JFC. Klaim Jember sebagai kota karnaval belum layak," ujarnya.

Andang pun membandingkan dengan julukan Jember sebagai kota tembakau, karena hal itu relevan dengan fakta yang ada. "Mengingat, Jember salah satu kekuatan ekonomi masyarakatnya pada sektor tembakau. Sebaliknya, soal klaim Jember kota karnaval, ini harus kembali ditinjau," pungkasnya.(ata/yud)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Selasa, 15 September 2020 13:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Jumat, 11 September 2020 09:50 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...