Anak-anak sedang membasuh kaki ibu saat HUT LSM FPSR. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Ada kegiatan menarik dilakukan lembaga swadaya masyarakat (LSM) Front Pembela Suara Rakyat (FPSR) dalam memperingati HUT ke-5 yang jatuh bertepatan peringatan Hari Ibu, Minggu (22/12).
LSM yang terkenal kritis dan berjiwa sosial ini menggelar ritual basuh kaki ibu dengan air bercampur kembang, di Desa Mojosarirejo Kecamatan Driyorejo.
BACA JUGA:
- DWP Sekretariat DPRD Sidoarjo Meriahkan Hari Ibu dengan Senam hingga Lomba Masak Sambal
- Gandeng Guru PAUD-TK, Disdikbud Kota Probolinggo Gelar Sosialisasi dan Senam Hari Ibu
- Pemkab Lamongan Perkuat Kesetaraan Perempuan di Hari Ibu dengan Program ini
- Kediri Ngunduh Mantu: 44 Pasangan Resmi Dicatatkan, Momentum Hari Ibu untuk Perempuan
Sedikitnya, ada 8 ibu yang mengikuti ritual kakinya dibasuh sang anak di atas panggung yang disiapkan FPSR. Ritual ini disaksikan ratusan orang undangan.
Ketua LSM FPSR, Aris Gunawan menyatakan, ritual ini bertujuan untuk memberi contoh kepada generasi muda agar senantiasa menghormati orang tua, khususnya sosok ibu.
"Kami berharap generasi muda memahami bahwa surga itu ada di bawah telapak kaki ibu. Untuk ke depannya, supaya mereka bisa menghormati orang tua atau ibunya," katanya.
Selain itu, lanjut Aris, dalam HUT LSM FPSR ke-5, juga diadakan kegiatan sosial berupa santunan anak yatim dan dhuafa. "Kali ini, kami memberikan santunan kepada 500 anak yatim dan dhuafa yang ada di sekitar sekretariat FPSR," terangnya.
Aris berharap, kegiatan sosial seperti ini bisa menjadi contoh ormas atau LSM lain di Kabupaten Gresik dan daerah lain. "Kalau memang ada rezeki lebih, jangan lupa berbagi kepada masyarakat yang kurang mampu. Sehingga, masyarakat bisa hidup sejahtera," pungkasnya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




