Jumat, 05 Juni 2020 17:00

​Jelang Akhir Tahun, Serapan Dinas PUPR Blitar Tak Sampai 50 Persen

Senin, 16 Desember 2019 19:41 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Akina Nur Alana
​Jelang Akhir Tahun, Serapan Dinas PUPR Blitar Tak Sampai 50 Persen

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Jelang akhir tahun, serapan anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blitar belum mencapai 50 persen dari total anggaran. 

Data yang diunggah ke e-Monev Kabupaten Blitar, hingga 16 Desember 2019 penyerapan anggaran DPUPR hanya mencapai 40,2 persen. Padahal anggaran yang digelontorkan untuk Dinas PUPR Kabupaten Blitar sangat fantastis, mencapai Rp 250 miliar lebih.

Rendahnya serapan anggaran Dinas PUPR Kabupaten Blitar ini pun menjadi sorotan berbagai pihak.

Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Panoto mengatakan, agar Dinas PUPR memperhitungkan secara matang agar proses administrasi seiring dengan proses pengerjaan proyek. Artinya ketika proses fisik selesai harus diikuti proses administratif. Sehingga bisa segera kelihatan serapannya.

"Tentunya ada beberapa faktor yang mempengaruhi kenapa serapan anggaran rendah. Termasuk adanya beberapa proyek yang gagal lelang. Namun yang perlu diperhatikan juga adalah proses administrasi yang harus sejalan dengan pengerjaan proyek. Ini juga menjadi permasalahan, terkadang pekerjaan sudah selesai tapi proses administrasi belum, sehingga tidak cepat menyerap anggaran," ungkap Panoto, Senin (16/12).

Dikonfirmasi terkait hal ini, kepala Dinas PUPR Puguh Imam Susanto justru berani menargetkan bisa menyerap anggaran hingga 80 persen di sisa waktu yang hanya dua pekan sebelum berakhirnya tahun 2019. Dia menyebut saat ini sejumlah proyek fisik tinggal proses pembayaran saja.

"Kita target 80 persen tahun ini karena mayoritas proyek yang sedang dikerjakan tinggal proses pembayaran. Kenapa serapan rendah karena dalam penggunaan anggaran tidak seperti instansi lain yang beli barang langsung selesai. Misalnya pengerjaan jalan. Kalau sudah selesai tidak langsung serta merta dibayar harus diuji dulu. Misalnya hotmix harus dilab kan dulu baru kita bayar," jelas Puguh.

Puguh memastikan meski serapan kurang maksimal semua proyek lancar pengerjaanya. Ada yang memang tertunda karena kita lelang ternyata pemenangnya tidak memenuhi syarat, mau lelang lagi tidak cukup waktu. Seperti pembangunan masjid di kawasan kantor Pemkab Kanigoro yang nilainya direncanakan mencapai Rp 8,5 miliar. (ina/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Selasa, 02 Juni 2020 23:45 WIB
Oleh: M. Cholil NafisItulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan zaman. Begitu juga soal pelaksanaan ibadah haji yang meny...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 03 Juni 2020 11:08 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <...