Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau salah satu booth produk inovatif para millenials Jawa Timur di Festival Ekonomi Milenials, Jumat (14/12/2019) malam. foto: istimewa/ bangsaonline.com
"Harapannya, Festival Ekonomi Milenials dan Millennial Job Center menjadi sumber inovasi dan kreativitas para millenial Jawa Timur. Utamanya untuk memfasilitasi para pemuda memasuki era gig economy, dimana kecenderungannya millenial tidak suka dengan pekerjaan jangka panjang. Kita tentunya sangat mengapresiasi perusahaan yang memberikan kesempatan pada para talenta MJC," ungkap Khofifah.
Road Map pembangunan ekonomi kreatif telah disusun di Badan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jatim agar tahun mendatang menemukan cluster sub sektor potensial sehingga wajah ekonomi kreatif Jatim makin kuat dan dikenal di kalangan domestik dan Internasional.
Pameran perdana ini melibatkan 16 sub sektor ekonomi kreatif. Antara lain kuliner, musik, seni rupa, kriya, digital dan sebagainya yang menampilkan produk ekonomi kreatif unggulan Jatim.
Peserta acara pembukaan sebanyak kurang lebih 300 orang baik dari pemerintah provinsi, kabupaten kota, perwakilan perguruan tinggi negeri dan swasta, mentor client dan talent mjc, BUMN dan BUMD, investor, asosiasi, komunitas kreatif dan insan kreatif Jawa Timur.
Dikemas dalam acara yang menarik, selain tampilan booth dan produk insan kreatif sebanyak 36 booth, kegiatan kali ini juga diramaikan dengan kolaborasi video mapping serta spot foto menarik dan kekinian guna menambah atusias para millenials dan pengunjung.
Pada malam Puncak Acara Festival Ekonomi Milenials hari Sabtu 14 Desember 2019, Gubernur Khofifah berkesempatan menyampaikan Penyerahan Sertifikat Penghargaan sebagai Apresiasi Pemerintah Provinsi kepada lara klien MJC. Para klien tersebut dianggap telah berperan memberikan kontribusi pengembangan talenta Jawa Timur melalui program MJC.
Penghargaan diserahkan kepada 7 Client MJC yaitu PT Hutama Karya, PT. Santos Jaya Abadi, Bank Jatim, PT. Karya Anak Bangsa (Gojek), Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov Jawa Timur, PT. Kapal Api Global dan Kimia Farma. (tim)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




