Lokasi sumur di rumah Sulaiman diberi garis polisi agar masyarakat tidak mendekat.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Sulaiman (29), warga Dusun Plempengan Desa Kadur Kecamatan Kadur Kabupaten Pamekasan terkejut saat membuat sumur bor, karena tiba-tiba mengeluarkan lumpur dan gas.
Sumur bor itu dibuat di dekat rumahnya, karena kesulitan air. Namun saat kedalaman mencapai 53 meter, sumur tiba-tiba mengeluarkan lumpur bercampur gas dengan ketinggian sekitar 2 meter.
BACA JUGA:
- YBM PLN Madura Tebar 230 Paket Daging Kurban untuk Warga Dhuafa Pamekasan
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
- Bupati Pamekasan Tiga Kali Tinjau SGMRP Demi Sukseskan Puncak Hardiknas Jatim 2026
"Karena takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, kami segera melaporkan ke Polsek Kadur," ungkap Sulaiman, Ahad (15/12/19) saat ditemui di rumahnya.
Menurut Sulaiman, sumur itu dibuat bersama-sama dengan masyarakat sekitar. "Sumur yang dibuat secara gotong royong tersebut tidak disangka mengeluarkan lumpur bercampur gas," tuturnya.
Untuk membuktikan bahwa lumpur itu bercampur gas, Sulaiman sempat menyulutnya menggunakan korek api, dan ternyata terbakar.
"Baunya menyengat seperti bau solar. Karena baunya yang menyengat dan kalau dinyalakan dengan korek api menyala, kami melaporkan kejadian ini ke Polsek setempat," ujar Sulaiman.
Usai mendapat laporan, anggota Polsek Kadur langsung mendatangi tempat kejadian di rumah Sulaiman, dan langsung memberikan police line agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Warga juga dilarang menyalakan api di dekat sumur dan diimbau menjaga jarak dengan sumur tersebut, hingga menunggu penelitian dari instansi terkait. (yen/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




