Senin, 30 Maret 2020 20:39

​Cegah Abrasi, Ratusan Anggota Komunitas Lingkungan Tebar 10 Ribu Bibit Mangrove di Pantai Trimulyo

Minggu, 15 Desember 2019 20:49 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Sulthon Neagara
​Cegah Abrasi, Ratusan Anggota Komunitas Lingkungan Tebar 10 Ribu Bibit Mangrove di Pantai Trimulyo
Penanaman 10 ribu bibit pohon mangrove oleh komunitas peduli lingkungan di Pantai Trimulyo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Ahad (15/12).

SEMARANG, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka memperingati hari lahir yang ke 3 tahun, Komunitas Lindungi Hutan Kota Semarang menggelar acara tebar 10 ribu bibit mangrove di pantai Trimulyo yang terletak di kawasan industri Terboyo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Ahad (15/12). Tak Cuma dari komunitas lingkungan, namun berbagai kalangan seperti warga sekitar dan komunitas lingkungan seluruh Kota Semarang turut berpartisipasi dalam penanaman bibit mangrove.

Miftachur Robani, Founder Lindungi Hutan Kota Semarang mengatakan penanaman 10 ribu bibit mangrove ini dilakukan untuk mencegah abrasi yang saat ini telah menjadi ancaman serius kota-kota yang dekat dengan pantai. Menurutnya, salah satu penyebab terjadinya abrasi adalah pemanasan secara global yang mengakibatkan es di kutub mencair, sehingga permukaan air terus meningkat.

Karena itu, dalam hal ini edukasi terhadap masyarakat menjadi hal yang penting, karena penyebab kerusakan lingkungan adalah manusia yang tidak memahami keadaan lingkungan. “Dalam acara ini kita juga mengundang government hingga community, mereka ikut terlibat. Hampir 500 orang, mulai dari orang-orang sini sampai komunitas-komunitas pecinta lingkungan seluruh Semarang,” ujar Ben, sapaan karib Miftachur Robani.

Dijelaskan Ben, hutan di Indonesia selalu mengalami pengerucutan tiap tahunnya. Hal ini dikarenakan pembakaran hutan, perusakan mangrove, juga penebangan pohon secara liar. “Yang dirugikan adalah orang-orang sekitar, karena hutan sebagai penyumbang kehidupan dan keanekaragaman hayati jadi menurun fungsinya,” katanya.

“Kita mengedukasi pentingnya hutan, secara ekologis bakal bantuin orang-orang di sekitarnya, karena teman-teman pengen menghijaukan area pesisir ini,” lanjut Miftachur Robani.

Tidak hanya dihadiri berbagai komunitas pecinta lingkungan, namun Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang, Sapto Adi Sugi Hartono, juga turut menghadiri acara yang bertemakan lindungi hutan tersebut.

“Isu yang paling utama di lingkungan hidup adalah sampah plastik di laut, sampah plastik di sungai. Ini menjadi musuh kita bersama, oleh karena itu kita cegah, kita kurangi penggunaan sampah plastik,” ajak Sapto.

Ia mengungkapkan, sejumlah pantai yang ada di Kota Semarang telah dipadati oleh berbagai sampah, mulai dari sampah kemasan plastik, hingga styrofoam yang mengakibatkan terhalangnya keindahan pantai.

“Pemerintah Kota Semarang sudah melarang penggunaan tas kresek di toko-toko eceran, melarang penggunaan sedotan plastik di warung-warung makan, kemudian tidak menggunakan styrofoam untuk pembungkus makanan sekali pakai. Jadi perlu diketahui, jika kalian jajan kalau masih ada itu, tolong kita tegur,” imbaunya.

Mengingat isu lingkungan yang kian kompleks tidak hanyak tentang sampah, namun juga pemanasan global, menurut Sapto, kerja sama antara masyarakat dengan pemerintah sangat lah penting. “Partisipasi masyarakat dengan cara mematuhi kebijakan lingkungan yang ada adalah kunci dari keberhasilan suatu kebijakan,” pungkasnya. (*/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...