Sekretaris DPC PKB Bangkalan Ir Abd Ropik saat menyampaikan sambutan dalam pendidikan politik bagi kader muda perempuan.
BANGKALAN, BANGSAONELINE.com - Perempuan perlu meningkatkan wawasannya, apalagi di era kebebasan informasi dan digital disrupsi. Kamampuan berpikir dan dzikir kader muda perempuan menjadi syarat utama agar dapat melanjutkan kepemimpinan bangsa dan negara ke depan, karena kemampuan leadership kaum muda merupakan modal sosial.
Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PKB Bangkalan Ir Abd Ropik, mewakili Ketua DPC Bangkalan dalam pendidikan politik bagi kader muda perempuan yang dilaksanakan di Graha Kebangkitan Bangsa, Sabtu (14/12).
BACA JUGA:
- Muscab DPC PKB Bangkalan Usulkan 4 Calon Ketua Baru
- PKB Bangkalan Gelar Qosidah Burdah dan Doa Bersama Selama 7 Hari untuk Keselamatan Bangsa
- PKB Bangkalan Ziarah ke Makam Syaikhona Kholil, Tirakat dan Dzikir Bersama Peringati Harlah ke-27
- DKC Panji Bangsa Bangkalan Mantapkan Kaderisasi PKB Menuju Pemilu 2029
“Pentingnya kader muda perempuan PKB untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM), sehingga dapat meneruskan pergerakan perjuangan partai. Dengan pendidikan ini, partai secara kontinyu dapat menjalankan peran dan fungsi kadrisasinya," papar dia.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPC Perempuan Bangsa Bangkalan Hj. Jum'atul Khalisah, S.H., M.H. mengajak kader muda perempuan mampu mengambil peran. Menurutnya, secara kodrat perempuan sudah menjadi pemimpin, mulai menjadi pemimpin dirinya dan keluarga.
Hadir dalam pendidikan politik ini, Ketua Garda Bangsa Jawa Timur Mohammad Sholihul Umam, serta perwakilan dari kader muda perempuan Bangkalan. (uzi/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




