Selasa, 11 Agustus 2020 14:05

Plt. Wali Kota Pasuruan Terima Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik

Rabu, 04 Desember 2019 00:16 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Supardi
Plt. Wali Kota Pasuruan Terima Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik
Plt. Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo saat menerima penghargaan inovasi publik dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan penghargaan kepada Pelangi Sakina (Peduli dan Sayangi Ibu, Stop Kematian Ibu dan Anak) UPT Puskesmas Gadingrejo Kota Pasuruan sebagai Top 45 kompetisi inovasi pelayanan publik Provinsi Jawa Timur Tahun 2019 kategori Kesehatan.

Piagam penghargaan tersebut diberikan oleh Gubernur Jawa Timur kepada Plt. Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo, S.T. di Hotel Bumi Surabaya Jalan Jenderal Basuki Rahmat Nomor 106-128 Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Selasa (3/12).

Dalam kesempatan ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan 5 pesan pembangunan diprioritaskan Presiden Joko Widodo, yaitu pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur akan dilanjutkan, kendala regulasi harus disederhanakan, penyederhanaan birokrasi secara besar-besaran, dan transformasi ekonomi.

"Oleh karena itu dengan adanya kompetisi inovasi pelayanan publik diharapkan ada rekomendasi sehingga Provinsi Jawa Timur, Kota, dan Kabupaten di Jawa Timur bisa berbenah. Semua harus komprehensif. Mari kita berdoa menuju kebaikan. Ikhtiar ini harus menjadi bagian semangat kita. Hari ini lebih baik dari hari kemarin. Selamat kepada Kabupaten dan Kota yang telah menerima piagam penghargaan inovasi pelayanan publik, semoga dalam melayani masyarakat bisa ditingkatkan," ujarnya.

Perlu diketahui, ada beberapa persoalan/penyebab dan kondisi yang melatarbelakangi munculnya inovasi di UPT Puskesmas Gadingrejo Kota Pasuruan, antara lain:

Pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada ibu hamil belum seluruhnya sesuai dengan standar pelayanan minimal, yakni Ante Natal Care terpadu dengan metode 10T. Hanya ibu hamil yang memeriksakan diri di Puskesmas Induk saja yang menerima pemeriksaan kesehatan lengkap dengan rujukan konsultasi. Tetapi tidak begitu halnya bila ibu hamil datang memeriksakan diri ke Puskesmas Pembantu (Pustu) yang menjadi sarana fasilitas pelayanan kesehatan yang terdekat, di masing-masing kelurahan.

Setiap kehamilan, dalam perkembangannya mempunyai risiko mengalami penyulit atau komplikasi. Di Puskesmas Gadingrejo, terdapat 14,2% ibu hamil dalam kondisi risiko tinggi.

Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 97 Tahun 2014 tentang Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, dan Masa Sesudah Melahirkan, Penyelenggaraan Pelayanan Kontrasepsi, serta Pelayanan Kesehatan Seksual bahwa standar pelayanan minimal kesehatan pada ibu hamil harus terintegrasi dengan melibatkan bidan, dokter umum, dokter gigi, analis, dan nutrisionis.

Pelayanan tersebut merupakan bagian penting, karena ibu hamil merupakan kelompok sasaran yang berperan dalam upaya peningkatan kualitas kehidupan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Periode ini disebut periode emas (golden Period) atau disebut juga sebagai waktu yang kritis (Window Of Opportunity), yang jika tidak dimanfaatkan dengan baik akan terjadi kerusakan yang bersifat permanen.

Berawal dari kondisi tersebut, maka kegiatan Pelangi Sakina (Peduli dan Sayangi Ibu, Stop Angka Kematian Ibu dan Anak) digagas dengan sasaran ibu hamil yang diperiksa oleh bidan, dokter umum, dokter gigi, analis dan nutrisionis, yang turun bersama ke Pustu sebagai upaya mendekatkan akses sarana pelayanan kesehatan. Sehingga, ibu hamil tidak perlu datang kembali atau menuju ke tempat berbeda untuk menjalani pemeriksaan kehamilan terpadu. Dengan Pelangi Sakina, Puskesmas Gadingrejo berupaya memperbaiki sistem pelayanan kesehatan kepada ibu hamil sehingga sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. 

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Wali Kota Pasuruan didampingi Sekdakot Drs. H. Bahrul Ulum, M.M., Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Pengembangan dan Penelitian Daerah Drs. H. Djoko Adri Srijono, M.Si, Plt. Inspektur Kota Pasuruan H. Mualif Arif, S.Sos., M.M. dan Kepala Sub Bagian Ketatalaksanaan dan Pengembangan Pelayanan Publik pada Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Wakhfudi Widayat, S.Sos. (par/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...