Wujudkan Sajadah, Dinkes Jatim Bekali Santri Gema Cermat dan PHBS

Wujudkan Sajadah, Dinkes Jatim Bekali Santri Gema Cermat dan PHBS Kepala Dinkes Jatim, Dr. dr. Kohar Hari Santoso (tengah) didampingi Kabid saat memberikan sosialisasi kepada para santri.

Perubahan pola penyakit itu terkait dengan faktor perilaku seperti pola makan dengan gizi tidak seimbang, kurang aktivitas fisik, dan merokok.

Untuk diketahui, Gema Cermat adalah sebuah upaya agar masyarakat memiliki pengetahuan penting terkait penggunaan obat.

Tujuan umumnya adalah untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian, dan pemahaman masyarakat bahwa menggunakan obat secara benar adalah hal yang sangat penting. Manfaat Gema Cermat ini bisa dicapai bila segenap masyarakat ingin menerapkannya.

"Manfaat dalam penerapan Gema Cermat yakni bisa memilih obat dengan benar, mengetahui penggolongan obat, mendapatkan obat sesuai indikasi medis, mengetahui hal-hal penting sebelum menggunakan obat, melakukan swamedikasi dengan tepat dan menggunakan obat secara rasional," ungkapnya.

Selain itu, mencapai tujuan penggunaan obat, menggunakan antibiotik secara bijak, mencegah efek samping obat akibat penggunaan yang keliru, mencegah resistensi bakteri atau mikroorganisme penyebab penyakit, serta mencegah penyalahgunaan obat-obatan.

Sebagai informasi, pertemuan tersebut dihadiri oleh 115 orang, terdiri dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, PD IAI Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten terpilih (Bangkalan, Gresik dan Sidoarjo) yang terdiri dari unsur santri, pengasuh, perwakilan dinkes kabupaten terpilih, PC IAI kabupaten serta Kemenag kabupaten. (mid/ian)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO