Rabu, 27 Mei 2020 07:10

​Pisah Sambut, Kajari Baru Mejayan Madiun Utamakan Pencegahan

Selasa, 05 November 2019 22:35 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Hendro Utomo
​Pisah Sambut, Kajari Baru Mejayan Madiun Utamakan Pencegahan
Kiri ke kanan: Kajari lama, Kajari baru, dan Bupati Madiun saat pisah sambut Kajari Mejayan.

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Pisah sambut Kepala Kejaksaan (Kajari) Mejayan diadakan di Pendopo Graha Muda Caruban, Selasa (4/10) malam. Acara ini dihadiri seluruh Forkopimda Kabupaten Madiun.

Kajati Sugeng Sumarno yang memimpin selama 1 tahun 7 bulan menjabat diganti oleh Dzakiyul Fikri, yang sebelumya menjabat sebagai jaksa fungsional pada Jaksa Agung Bidang Pembinaan Jaksa Agung yang yang dipekerjakan pada Komisi Pemberantasan Koromsi (KPK).

Kajari Mejayan Dzakiyul Fikri, S.H., M.H. merupakan warga asli Jatim dan mengaku dekat dengan kiai Nahdatul Ulama.

"NU saya dekat dan akan silahturahmi ke kiai untuk mendorong kejaksaan. Kejaksaan sudah banyak perubahan ada jaksa masuk sekolah pesantren. Sekarang tindakan pencegahan lebih utama," ujarnya.

Pihaknya akan mendukung program bupati dengan mencari formula yang pas dan sekarang trending topik TP4D. "Untuk itu kita harus berbasis elektronik, tiap progres dapat mudah untuk kita monitoring sehingga Madiun lebih baik dengan tupoksinya masing-masing," lanjutnya

Sementara dalam kesempatan itu, Bupati Madiun Ahmad Dawami mengenalkan pakaian Kampung Pesilat pada Kajari baru dengan ciri warna hitam.  "Banyak hal yang sudah kita lakukan di forkopimda. Salah satunya deklarasi Kampung Pesilat dan dampaknya zero accident," ucap bupati.

"Selamat datang di Kampung pesilat Indonesia. Sekarang semua sudah berubah, keamanan di Madiun sekarang sudah tercapai dan mudah mudahan terjaga ke depan," sambungnya.

Ahmad Dawami mengapresiasi ucapan Kajari, yakni tindakan preventif sampai 3 kali dan yang terakhir jewer.

"Pencegahan diucapkan 3 kali dan terakhir mawar ini sesuai dengan visi misi kita, aman bagi masyarakat dan aman bagi birokrasi. Artinya kita tidak melindungi yang bersalah tapi meminimkan kesalahan," urai Dawami.

Bupati berharap dengan pengalaman yang baik dari KPK untuk pencegahan bisa diterapkan di Kabupaten Madiun. "Pak Fikri dari KPK bagaimana cara pencegahan yang baik bisa diterapkan di Kabupaten Madiun," pungkasnya. (hen/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...