Senin, 19 Agustus 2019 17:59

Menteri BUMN Dituding "Titip" Orang Kepercayaan Kakaknya di Pertamina

Minggu, 30 November 2014 19:59 WIB
Editor: m mas'ud adnan
Menteri BUMN Dituding "Titip" Orang Kepercayaan Kakaknya di Pertamina
Menteri BUMN Rini Soemarno. Foto: liputan6


JAKARTA(BangsaOnline) Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno diketahui memasukkan anak buah kakaknya Ari Soemarno, Yenni Handayani ke dalam jajaran direksi PT Pertamina yang baru.

Ari Soemarno sendiri pernah menjabat direktur utama PT Pertamina sebelum direksi yang baru di bawah kepemimpinan Dwi Sutjipto saat ini.

"Ternyata Yenni anak didik Ari Soemarno," ungkap Pengamat politik anggaran dari Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok Sky Khadafi dalam diskusi bertajuk 'Prospek Migas Nasional di Bawah Direksi Baru Pertamina' di restoran Dapur Selera, Tebet, Jakarta (Minggu, 30/11).

Dengan komposisi direksi yang baru saat ini, dia meragukan Pertamina dapat berkembang ke depannya. Jangankan untuk mendunia, kemampuan bersaing dengan BUMN negara tetangga Petronas pun sulit.

"Melihat kondisi ini, Pertamina tidak bisa diharapkan untuk maju atau menandingi Petronas," beber Uchok.

Dia menambahkan, jajaran direksi yang dipilih oleh Rini Soemarno hanya akan membuat Pertamina sebagai bancakan kepentingan berbagai pihak, termasuk politisi.

"Lagi-lagi Pertamina cuma jadi bahan bancakan," demikian Uchok.

Sementara Ketua Umum Serikat Pensiunan Karyawan Pertamina (SPKP) Binsar Efendi Hutabarat mengungkapkan bahwa pengaruh Rini Soemarno selaku menteri BUMN sangat terlihat dalam menata orang-orangnya di Pertamina. Ia menunjuk Dwi Soetjipto dari Direktur Utama PT Semen Indonesia sebagai Direktur Utama PT Pertamina. Dia juga mengangkat tiga direksi Pertamina yang baru yakni Ahmad Bambang, Arif Budiman, dan Yenni Handayani. Tidak hanya itu, Rini kemudian memecat seluruh direksi Pertamina yang lama dan memangkas jabatan direksi dari delapan menjadi empat.

"Kami mendapat informasi jika Dwi Soetjipto sebelum ditetapkan menjadi Dirut Pertamina sebelumnya disuruh menghadap Ari Soemarno. Diminta janji sumpah setia ke Soemarno Inc.," ungkapnya dalam diskusi bertema 'Prospek Migas Nasional di Bawah Direksi Baru Pertamina' di restoran Dapur Selera, Tebet, Jakarta (Minggu, 30/11).
Dia menjelaskan, dalam menentukan posisi strategis di sektor migas, jaringan Soemarno memonopoli lantaran tidak ingin ditempati lawan-lawan politiknya. Melalui Rini Soemarno selaku Menteri BUMN, satu persatu orang titipan sang kakak yaitu Ari Soemarno menempati posisi penting di sektor pengelolaan migas Tanah Air.

"Perang jaringan ini telihat ketika Rini lebih memilih dirut pertamina dari luar, jangan sampai orang dari luar jaringan mereka melawan Soemarno," jelas Binsar.

Diketahui, pada Jumat (28/11) lusa lalu, Menteri BUMN Rini Soemarno menunjuk Dwi Soetjipto sebagai Dirut Pertamina. Dia dibantu tiga direksi yaitu Yenni Handayani (Pv Gas and Power), Ahmad Bambang (Direktur Pertamina PT. Trans Continental), dan Arif Budiman (Mackenzie Stuart Oli and Gas). Rini juga memangkas jajaran direksi Pertamina dari sembilan menjadi tiga dengan alasan efisiensi kerja.

Sumber: Rmol.com
Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...