​ABG Perempuan Ini Punya 2 Vagina yang Berfungsi Normal, Hmmm, Jadi Membayangkan Nich...

​ABG Perempuan Ini Punya 2 Vagina yang Berfungsi Normal, Hmmm, Jadi Membayangkan Nich... Seksi. foto: mirror.co.uk

BANGSAONLINE.com – Molly-Rose Taylor, dipanggil Nanny (19), baru mengetahui dia memiliki dua vagina yang sama-sama berfungsi normal, setelah dirinya menderita kesakitan yang sangat.

Molly-Rose Taylor menemukan bahwa dia memiliki uterus didelphys setelah meminta bantuan secara online, dan melakukan pemindaian vagina. Ini dilakukan karena dia merasakan sakit luar biasa ketika datang bulan. Dan dari hasil pemindaian itu, baru tahu, bahwa dia mempunyai dua lubang, yang sama-sama berfungsi normal.

Jangan dikira sang pacar beruntung karena memerawani dua kali. Jangankan kesenangan atau kenikmatan, yang dirasakan oleh Nanny adalah kesekitan demi kesakitan, seperti keperawanannya robek berkali-kali.  Terbukti. Dia memiliki dua keperawanan, dua lubang vagina, leher rahim, dan rahim juga ganda. Dokter yang sebelumnya hanya mengabaikan bahwa Nanny nyeri haid yang luar biasa. Dokter menilai itu hal normal.

Nanny sebenarnya sudah merasa kesakitan ketika usianya masih 9 tahun. Di usia ini, Nanny menstruasi pertama. Sejak kesakitan mens pertama ini, dia sering mengigau dan kesakitan, serta sering pingsan.

Nanny salah didiagnosis empat kali, dan kebanyakakn para dokter gagal menemukan dinding kulit vertikal setebal 2 cm di dalam lubang vaginanya, yang dikenal sebagai septum longitudinal - yang menyebabkannya mempunyai dua vagina. Artinya, dalam vagina ada vagina.

Setelah lima tahun memelajari, Molly-Rose mulai melakukan riset online dan menemukan kondisinya, ia membagikan kisahnya untuk pertama kalinya untuk meningkatkan kesadaran akan didelphys uterus.

Molly-Rose dari Gillingham, Kentucky, mengatakan: "Ketika saya pertama kali mulai menstruasi, dokter akan menyalahkan usia saya dan mengatakan tubuh saya masih muda dan tidak bisa mengatasinya. Tetapi sekarang saya tahu itu karena saya mengalami dua periode sekaligus, saya telah menggunakan pil kontrasepsi sejak berusia 12 tahun untuk mencoba dan mengurangi aliran berat dan pingsan," katanya.

"Tidak sampai saya menjadi aktif secara seksual dengan pacar saya saat itu, saya mulai khawatir karena yang terjadi sangat menyakitkan. Seperti keperawanan saya robek berkali-kali. Saya perhatian, ternyata lubang vagina saya ada dua. Dibatasi selembar kulit. Dari luar tidak kelihatan," ungkapnya.

"Sebelumnya, saya disarankan untuk dites penyakit menular seksual karena pendarahan dan keputihan yang tidak normal. Saya memberi tahu dokter umum saya, bahwa saya tahu apa itu dan dirujuk ke dokter kandungan dan saya meminta anestesi umum untuk pemindaian vagina intrusif. Saya kemudian menjalani anestesi umum untuk penunjukan ginekolog kedua saya. Saya sangat ingin mendapatkan beberapa jawaban. Dalam sepuluh menit, mereka memastikan saya memiliki dua rahim, dua leher rahim, dan dua vagina - saya merasa sangat senang akhirnya tahu apa yang salah."

Sumber: mirror.co.uk

Simak berita selengkapnya ...