Selasa, 18 Mei 2021 19:01

Ngaku Penggila Batik, Gubernur Khofifah Sebut Batik Alat Pemersatu Bangsa

Rabu, 02 Oktober 2019 10:39 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: M Didi Rosadi
Ngaku Penggila Batik, Gubernur Khofifah Sebut Batik Alat Pemersatu Bangsa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa setiap kunjungan ke daerah selalu menyempatkan mampir ke sentra batik. foto: Istimewa/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.COM-Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengaku termasuk batikholic. Yaitu penyuka berat atau penggila batik. Bahkan koleksi batik yang dimilikinya berasal hampir dari seluruh wilayah Indonesia. Menurut Khofifah, batik lebih dari sekedar kain bermotif, namun juga identitas sekaligus alat pengikat dan perekat persatuan bangsa.

"Seringkali saat kunjungan ke daerah, saya berusaha menyempatkan ke sentra pengrajin batik dan membelinya. Tidak cuma dikoleksi, tapi juga saya pakai untuk berbagai agenda kegiatan yang saya hadiri," ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Rabu (2/10/2019).


Khofifah mengatakan, tersebarnya pengrajin batik dari Sabang sampai Merauke menjadi bukti jika batik mampu menjadi alat pemersatu bangsa. Meskipun berakar dari Jawa, kata dia, namun telah meluas menjadi budaya Indonesia dan diproduksi di berbagai daerah. Tentunya dengan motif dan ciri khasnya masing-masing. Baik yang dicetak maupun yang dikerjakan dengan tangan atau batik tulis.

BACA JUGA : 

Besok Angkutan Antar Provinsi Beroperasi, Khofifah: Cukup Swab Test Antigen dan Genose

Raih Akreditasi A, Khofifah Berharap ​BPSDM Jatim Bisa Cetak ASN Kompetitif dan Profesional

Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka, Gubernur Khofifah Minta Sekolah Bentuk Tim Satgas Covid-19

Gubernur Khofifah Tinjau Penerapan Prokes Jatim Park 3 dan Taman Selecta Batu


Ditanya jumlah koleksi, Khofifah mengatakan ia tidak menghitungnya secara pasti. Namun demikian, Ia menempatkan batik-batik koleksi miliknya tersebut dalam tempat khusus. Beberapa kain batik miliknya sengaja tidak untuk dijahit tetapi untuk koleksi. Khofifah mengaku tidak terlalu fanatik terhadap satu jenis batik karena menurutnya corak, ragam, dan motif batik di setiap daerah memiliki ceritanya masing-masing.

"Saya yakin setiap batik pasti punya makna filosofis dan nilai historisnya masing-masing. Pun dalam proses pembuatan ornamen, harmonisasi warna, dan lain sebagainya. Pendeknya, setiap batik punya cerita yang menarik untuk disimak. Bahkan saya lebih tertarik saat sang pembatik cerita alur cerita batiknya ," tuturnya.

Khofifah mengutarakan jika menjaga dan melestarikan batik adalah salah satu bentuk ungkapan kecintaan kita kepada kesenian dan budaya nusantara. Terlebih, tambah dia, Unesco sendiri telah menetapkan batik sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada tanggal 2 Oktober 2009 silam.

"Sebagai anak bangsa ada baiknya kita mengerti segala hal terkait batik, baik asal usul, teknik pembuatan, motif, serta maknanya. Mulai saja dulu dari batik didaerahnya masing-masing," imbuhnya.

Di Jawa Timur sendiri, lanjut Khofifah, sedikitnya terdapat delapan daerah yang dikenal luas sebagai penghasil batik yaitu, Madura, Tulungagung, Mojokerto, Sidoarjo, Ponorogo, Banyuwangi, dan Tuban. Ragam corak dan motif dari daerah tersebut tidak sama antara satu dengan yang lainnya meski sama-sama berasal dari Jawa Timur.

"Pemprov Jawa Timur tengah berupaya mengangkat pamor batik asal Jatim tidak hanya di level nasional, namun juga luar negeri dengan peningkatan mutu produk. Tentunya ini butuh dukungan seluruh masyarakat Jatim. Ayo support mereka (pengrajin batik-red) dengan membeli dan memakai produknya," kata Ketua Umum PP Muslimat NU itu. (deday/abdurrahman ubaidah)

Viral Emak-emak Damprat Kurir Online Shop: Blok-G*oblok
Selasa, 18 Mei 2021 00:40 WIB
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Video emak-emak mendamprat kurir jual beli online via sistem COD atau cash on delivery tengah ramai di media sosial. Si emak itu mengaku ditipu dengan paket yang isinya tidak sesuai dengan yang dipesannya via online sho...
Sabtu, 15 Mei 2021 22:16 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bunga tabebuya, khususnya yang berwarna kuning, bermekaran lagi di jalanan Kota Surabaya. Bunga berwarna kuning indah itu semakin mempercantik jalanan, terutama jalan protokol pada saat Idul Fitri atau lebaran kali i...
Selasa, 18 Mei 2021 05:35 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dahlan Iskan, wartawan terkemuka, kembali menulis konflik keluarga bos Liek Motor, Like Moeljanto. Royce – anak Like Moeljanto –merasa mendapat karma karena perbuatan ayahnya yang suka adu ayam jago.Loh? Bukankah du...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...