Dikasih Uang Tanggap dan Sembako, Pemprov Antar Warga Jatim ke Daerah Asal Pasca Insiden Wamena

Dikasih Uang Tanggap dan Sembako, Pemprov Antar Warga Jatim ke Daerah Asal Pasca Insiden Wamena Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat melepas warga Jatim yang tinggal di Wamena Papua yang kini kembali ke kampung asalnya masing-masing, Ahad (30/9/2019). foto: istimewa/ BANGSAONLINE.com

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah Indar Parawansa melepas warga Jatim yang berdomisili di Wamena, kembali ke kampung halamannya masing-masing, Ahad (29/9/2019). Sebelumnya mereka dijemput oleh Tim dari dari Kota Semarang, Jawa Tengah.

Mereka tiba di Semarang menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU. Mereka dijemput Pemprov menuju tempat transito di Surabaya. Total 38 orang, dengan rincian, 32 orang berasal dari Sampang, Madura; 4 orang dari Mojokerto; dan 2 orang asal Lumajang.

Mereka diberangkatkan dengan menggunakan satu buah bus mikro dan dua mini bus dari Asrama Transito Dinas Ketenagakerjaan , di Surabaya. Kepulangan mereka didampingi oleh tim dari Dinas Sosial dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpolinmas) sampai diserahterimakan kepada Dinsos setempat.

(Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa membagikan uang kepada warga Jatim yang tinggal di Wamena yang kini pulang ke kampung halamannya masing-masing karena di terjadi kerusuhan. foto: istimewa/ BANGSAONLINE.com)

"Sebelumnya di media sosial beredar permintaan sejumlah warga asal yang ingin dipulangkan. Kami kordinasi baik yang sedang di Wamena, Sentani dan Jayapura serta yang telah dalam perjalanan kembali ke . Ini bagian dari respon atas permintaan tersebut," ungkap Khofifah di Surabaya, Minggu (29/9).

(Gubernur Jatim Khofifah mencium anak kecil ketika melepas warga Jatim yang tinggal di Wamena yang kini pulang ke kampung halamannya masing-masing karena terjadi kerusuhan di . foto: istimewa/ BANGSAAONLINE.com)

Khofifah mengatakan, sesaat setelah kedatangan mereka, segera melakukan pendataaan dan berkoordinasi dengan Pemkab daerah tujuan. Seluruh warga Jatim yang kembali dari Wamena pun diberikan bantuan berupa uang tanggap darurat dan sembako.

"Kami mengupayakan yang terbaik untuk seluruh warga Jatim yang berada di perantauan sana (Wamena-red)," ujarnya.

Terkait masih adanya warga Jatim yang berada di Wamena, Khofifah menjelaskan bahwa Pemprov telah berkoordinasi dengan perwakilan masyarakat Jatim di Wamena, juga dengan TNI AU dan mengupayakan Hercules guna mengangkut seluruh pengungsi asal serta dirjen perhubungan laut bagi yang ingin kembali dengan kapal. hari ini akan buka posko di Jayapura untuk memudahkan koordinasi.

Khofifah meminta kepada warga asal Jatim untuk tidak terprovokasi atau termakan hasutan yang dapat menimbulkan kekhawatiran, ketakutan dan atau memunculkan konflik baru. Ia menegaskan bahwa seluruh anak bangsa harus mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa.

"Sore ini saya akan bertemu dengan Bupati Mimika. Saya juga terinfo ada warga Jatim yang dievakuasi di Mimika. Ini akan kita koordinasikan," tuturnya.

Khofifah berharap situasi di Wamena bisa segera kembali normal sehingga aktivitas pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian berjalan lancar. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video ' Harga Sembako di Jawa Timur Meningkat Drastis Mulai Desember 2025':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO