Rabu, 27 Mei 2020 17:11

PDIP Buka Pendaftaran, Gus Ali Pilih Partai Lain

Sabtu, 14 September 2019 10:22 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: M Didi Rosadi
PDIP Buka Pendaftaran, Gus Ali Pilih Partai Lain
Ali Azhara, SH, M.Hum.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bursa bakal calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya semakin ramai seiring pendaftaran dan penjaringan calon yang dilaksanakan oleh PDI Perjuangan. Namun, tak semua calon pemimpin kota Surabaya memilih PDI Perjungan sebagai kendaraan politik. Salah satunya Ali Azhara, salah satu anggota tim pemenangan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2018.

Kader muda NU yang akrab disapa Gus Ali itu memilih partai lain di luar PDIP sebagai kendaraan politik. Alasannya, sebagai partai yang memiliki 15 kursi di parlemen tentunya PDIP bisa mengusung kader internal seperti yang terjadi pada Pilwali Surabaya 2010 dan 2015.

"Saya realistis saja, PDIP partai terbesar yang sudah mengantong tiket pilwali. Sehingga wajar kalau nantinya mengusung Cawali dan Cawawali dari kader internal. Hal itu terjadi di Pilwali Surabaya sebelumnya," imbuh Gus Ali yang merupakan keluarga Pandok Pesantren Al Khoziny, Buduran itu, Sabtu (14/9).

Namun, bukan berarti pengusaha properti ini memilih akan maju lewat jalur perseorangan atau independen. Sebab, menurutnya membangun kota sebesar Surabaya tak bisa dilakukan sendiri, tapi harus bersama-sama. Tentunya juga bersama partai politik yang merupakan instrumen demokrasi yag sah.

Karena itu, Ali Azhara tetap akan maju Pilwali lewat partai politik. Hal itu ia tunjukan dengan komunikasi yang sudah dilakukan dengan seluruh elit partai politik yang ada di Kota Surabaya.

"Saya pastikan berangkat melalui partai politik. Karena membangun Surabaya tidak bisa sendiri atau bersama sekelompok saja. Harus bersama partai politik," tegas Mabinda PMII Jatim itu.

Orang dekat pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Kiai Asep Saifuddin Chalim ini membeberkan hasil komunikasi dengan sejumlah elit partai di Surabaya berbuah positif. Bahkan ketua Toyota Fortuner Club of Indonesia (TFCI) Jatim ini mengaku telah mengantongi rekom dari salah satu partai.

"Insya Allah, komunikasi politik sejauh ini hasilnya positif. Saya sudah kantongi satu rekom partai. Tapi tidak etis kalau saya buka sekarang," pungkas warga Kecamatan Jambangan ini. (mdr/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...