Sabtu, 21 September 2019 10:49

Dikawal Ratusan Pesilat dan Ibu-ibu, Mantan Kepala DPU Bina Marga Kembalikan Formulir Cabup Jember

Kamis, 12 September 2019 16:30 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Indrawan
Dikawal Ratusan Pesilat dan Ibu-ibu, Mantan Kepala DPU Bina Marga Kembalikan Formulir Cabup Jember
Rasyid Zakaria dikawal ratusan pendukungnya hendak mengembalikan formulir pendaftaran bacabup ke kantor DPC PDIP Jember.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Mantan Kepala Dinas PU Bina Marga dan Kepala BPBD Jember, Rasyid Zakaria, membuktikan keseriusannya maju di Pilbup Jember 2020. Hari ini, Kamis siang (12/9/2019), Rasyid Zakaria mengembalikan formulir pendaftaran bacabup dari PDIP Jember di kantor DPC setempat, Jalan Supriyadi 84, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Dalam prosesi pengembalian formulir tersebut, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Jember itu, dikawal dan diiringi ratusan pendekar dari beberapa perguruan silat di Jember. Juga ada kesenian Jatilan dan Reog yang mengantarnya sampai di kantor DPC PDI Perjuangan.

Tidak cukup hanya itu, Rasyid juga disambut iring-iringan shalawat, dan kelompok ibu-ibu dari muslimat NU. “Ini adalah bentuk kesetiakawanan dari teman-teman saya semua, untuk mengantar saya ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,” kata Rasyid usai mengembalikan formulir kepada panitia penjaringan bacabup/bacawabup DPC PDI Perjuangan.

“Yang hadir ini semua, adalah beberapa elemen umum dari Nahdlatul Ulama, dari pencak silat, dari olahraga kesenian budaya, yang datang dengan harapan, bahwa partai ini (PDI Perjuangan) bisa merekom saya,” sambungnya.

Yang ingin ditunjukkan dari aksi yang dilakukannya itu, kata Rasyid, agar PDI Perjuangan yakin sejauh mana dukungan yang diberikan oleh masyarakat kepada dirinya, untuk mantap sebagai bacabup/bacawabup yang layak mendapat rekom dari partai berlambang banteng moncong putih itu.

“Bahwa saya bersungguh-sungguh, dan punya pendukung. Jadi bukan abal-abal. Partai ini (PDIP) adalah partai terhormat. Ini partai pemenang pemilu. Jadi harus kita tunjukkan dan buktikan, bahwa kita serius untuk maju ke Jember 1,” tegasnya.

Lampirkan Bukti Hasil Survei Nasional Tentang Elektabilitasnya

Sebagai bentuk keseriusanya untuk dapat maju menjadi bacabup/bacawabup, Rasyid Zakaria juga membahwa hasil survei elektabilitas berskala nasional.

“Keseriusan saya, juga sudah melakukan survei secara nasional. Hasilnya (juga) sudah saya sampaikan, biar partai menilai elektabilitas saya sampai dimana, sehingga nanti direkom,” kata Rasyid saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Kamis siang (12/9/2019).

“Jadi tidak sekadar orang datang ke sini (Kantor DPC PDI Perjuangan), menyenangkan orang lain, tanpa ada bukti survei dan modal elektabilitas yang lain,” sambungnya.

Ditanya sejauh mana hasil survei yang sudah dilakukannya oleh lembaga survei nasional tersebut, ia enggan membeber. “Nanti bisa dilihat sendiri, karena ini internal dari tim saya dan konsultan saya,” ungkapnya.

Untuk hasil survei yang dilakukannya itu, kata Rasyid, adalah inisiatif dirinya sendiri. “Jadi survei ini sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu, dan (saya merasa) tidak lengkap. Saya serahkan (lampirkan hasil surveinya juga) biar dinilai elektabilitasnya dan popularitasnya sejauh mana,” katanya.

Lembaga survei mana yang melakukan pengambilan datanya, Rasyid juga enggan menyebutkan. “Lembaga survei mana yang melakukan, ini nasional dan saya tidak bisa sebut namanya. Tetapi hasilnya ada, dan saya berkeyakinan bahwa itu benar. Tentu yang disurvei dengan metode apa, saya berkeyakinan dan saya percaya dengan metodologi,” katanya.

“Hasil surveinya cukup baik (meskipun), saya belum pasang gambar. Tetapi saya orang organisasi, dan aktivis sejak mahasiswa, sejak sekarang,” imbuhnya.

Terkait langkah berikutnya yang akan dilakukan, Rasyid mengaku akan fokus mendapatkan rekom dulu. “Saya berpikir tentang koalisi semangka (nasionalis dan agama) dulu. Karena saya orang NU, saya tawadu, dan patuh terhadap guru dan kiai. Dari NU mendukung, karena saya kader. Tapi apa artinya kalau saya tidak dapat rekom. Insya Allah Nahdlatul Ulama akan maju bersama saya,” pungkasnya. (jbr1/yud/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...