Minggu, 22 September 2019 18:01

​Maksimalkan Potensi Desa Wisata, Pemkab Kediri Gelar Diskusi Antar Pengelola

Rabu, 11 September 2019 17:23 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Arif Kurniawan
​Maksimalkan Potensi Desa Wisata, Pemkab Kediri Gelar Diskusi Antar Pengelola
Sharing dan diskusi para pengelola desa wisata se-Kabupaten Kediri bersama Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Sharing dan diskusi para pengelola desa wisata se-Kabupaten Kediri bersama Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno kembali dilaksanakan. Acara tersebut bertempat di Wisata Balekambang Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.

Pada diskusi kali ini, para pengelola wisata menyampaikan beberapa ide dan gagasan untuk memajukan wisata yang mereka kelola. Mulai dari promosi wisata, pengembangan wisata dan infrastruktur penunjangnya.

Kepada para pengelola desa wisata, Bupati Haryanti berpesan untuk memaksimalkan potensi masing-masing, dengan tetap mengedepankan ciri khas. Selain itu mereka juga harus aktif berpromosi melalui media sosial, seperti Instagram dan Facebook. Karena media sosial merupakan sarana promosi yang murah, serta dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.

"Ayo semua rajin posting melalui medsos. Apapun potensi yang bisa dikembangkan, biasakan menjual lewat online, karena itu yang saat ini efektif, cepat dan murah,” ajak Bupati Haryanti.

Selain menggunakan media sosial sebagai sarana promosi dan penjualan online, Bupati juga mengimbau agar disediakan papan petunjuk ke lokasi wisata. Dengan penunjuk arah, akan memudahkan masyarakat yang akan berkunjung ke desa wisata. Papan dibuat semenarik mungkin agar daya tarik wisatawan juga meningkat.

Kegiatan ini juga mengundang beberapa satker terkait, seperti Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Perikanan, Bagian Perekonomian, serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Diharapkan satker-satker mengadakan kegiatan pelatihan bagi pengelola wisata.

“Sedangkan untuk pelatihan, bisa langsung koordinasi dengan dinas terkait yang saat ini juga hadir. Untuk UMKM bisa pelatihan tentang pengolahan produk, kemasan dan pemasaran yang dapat meningkatkan penjualan serta dijadikan oleh-oleh untuk menunjang tempat wisata,” tambahnya.

Berbagai pelatihan diusulkan para pengelola desa wisata, diantaranya sertifikasi outbond, pemandu wisata, manajemen homestay, serta pemasaran online. Pelatihan-pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan desa wisata dan kunjungan wisatawan. (adv/kominfo/rif)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Minggu, 22 September 2019 14:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag63. Qaala idzhab faman tabi’aka minhum fa-inna jahannama jazaaukum jazaa-an mawfuuraanDia (Allah) berfirman, “Pergilah, tetapi barang siapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sungguh, neraka Jahanamla...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...