Selasa, 12 November 2019 05:49

​Maksimalkan Potensi Desa Wisata, Pemkab Kediri Gelar Diskusi Antar Pengelola

Rabu, 11 September 2019 17:23 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Arif Kurniawan
​Maksimalkan Potensi Desa Wisata, Pemkab Kediri Gelar Diskusi Antar Pengelola
Sharing dan diskusi para pengelola desa wisata se-Kabupaten Kediri bersama Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Sharing dan diskusi para pengelola desa wisata se-Kabupaten Kediri bersama Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno kembali dilaksanakan. Acara tersebut bertempat di Wisata Balekambang Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.

Pada diskusi kali ini, para pengelola wisata menyampaikan beberapa ide dan gagasan untuk memajukan wisata yang mereka kelola. Mulai dari promosi wisata, pengembangan wisata dan infrastruktur penunjangnya.

Kepada para pengelola desa wisata, Bupati Haryanti berpesan untuk memaksimalkan potensi masing-masing, dengan tetap mengedepankan ciri khas. Selain itu mereka juga harus aktif berpromosi melalui media sosial, seperti Instagram dan Facebook. Karena media sosial merupakan sarana promosi yang murah, serta dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.

"Ayo semua rajin posting melalui medsos. Apapun potensi yang bisa dikembangkan, biasakan menjual lewat online, karena itu yang saat ini efektif, cepat dan murah,” ajak Bupati Haryanti.

Selain menggunakan media sosial sebagai sarana promosi dan penjualan online, Bupati juga mengimbau agar disediakan papan petunjuk ke lokasi wisata. Dengan penunjuk arah, akan memudahkan masyarakat yang akan berkunjung ke desa wisata. Papan dibuat semenarik mungkin agar daya tarik wisatawan juga meningkat.

Kegiatan ini juga mengundang beberapa satker terkait, seperti Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Perikanan, Bagian Perekonomian, serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Diharapkan satker-satker mengadakan kegiatan pelatihan bagi pengelola wisata.

“Sedangkan untuk pelatihan, bisa langsung koordinasi dengan dinas terkait yang saat ini juga hadir. Untuk UMKM bisa pelatihan tentang pengolahan produk, kemasan dan pemasaran yang dapat meningkatkan penjualan serta dijadikan oleh-oleh untuk menunjang tempat wisata,” tambahnya.

Berbagai pelatihan diusulkan para pengelola desa wisata, diantaranya sertifikasi outbond, pemandu wisata, manajemen homestay, serta pemasaran online. Pelatihan-pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan desa wisata dan kunjungan wisatawan. (adv/kominfo/rif)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Selasa, 05 November 2019 19:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Taman Mozaik yang berada di Jalan Wiyung Praja Surabaya ini menambah rentetan panjang destinasi wisata taman aktif di Surabaya. Lahan yang sebelumnya rawa-rawa itu disulap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi taman y...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Sabtu, 02 November 2019 09:18 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...