Minggu, 22 September 2019 18:00

Bursa Inovasi Desa Jadi Wadah Pemdes Dalam Membangun Ide dan Kreativitas

Selasa, 10 September 2019 23:58 WIB
Editor: .
Wartawan: Zainal Abidin
Bursa Inovasi Desa Jadi Wadah Pemdes Dalam Membangun Ide dan Kreativitas
Wabup Ngawi Ony Anwar saat membuka Bursa Inovasi Desa.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Pemerintahan Desa (Pemdes) memiliki wadah untuk menyalurkan potensi dan inovasi dalam acara Bursa Inovasi Desa (BID). Acara yang digelar Pemkab Ngawi melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Bapemas Pemdes) ini diselenggarakan dua cluster.

Pada hari Selasa (10/09), cluster pertama, Bursa Inovasi Desa terdiri dari 9 kecamatan dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar.

Dalam sambutannya, Wabup Ony menjelaskan bahwa Bursa Inovasi Desa merupakan amanat Undang-Undang no.6 tentang desa. "Tujuan Bursa Inovasi Desa ini adalah sebagai ajang forum kreativitas pemerintahan desa, tukar pikiran untuk mendapatkan informasi dan inovasi dalam penggunakan dana desa yang berasal dari APBN," tutur wabup.

Orang nomor dua di Ngawi ini mengatakan sangat mendukung adanya pertukaran informasi dalam inovasi, apalagi bisa berdampak dalam peningkatan kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat Kabupaten Ngawi.

“BID ini sebagai tukar informasi dan pengalaman, sehingga modal ini akan kembali ke desa. Apa yang dilihat bisa dipotensikan ke desa masing-masing,” jelasnya.

Dengan adanya Bursa Inovasi Desa ini, wabup berharap inovasi di sebuah desa bisa tertular ke lainnya. Tentunya informasi dan inovasi yang menguntungkan, ramah lingkungan, serta memberdayakan masyarakat.

Sementara Kepala Bapemas Pemdes Kabul Tunggul Winarno mengungkapkan acara ini memunculkan banyak ide kreatif yang dapat dijadikan pemicu bagi desa untuk diimplementasikan di masing-masing desa.

"Bahwa selama ini problem dari penggunaaan dana desa dalam perencanaan dana desa masih banyak berfokus pada pembangunan fisik. Namun anjuran dari pemerintah pusat sesuai Nawacita Presiden Joko Widodo bahwa dana desa yang sudah 5 tahun berjalan, seharusnya sudah dikembangkan untuk meningkatkan potensi sumber daya manusia. Sehingga hal itu dapat meningkatkan perekonomian desa," tuturnya.

"Karena itu, BID ini sebagai ajang tukar informasi. Artinya banyak ide kreatif yang muncul dan hal ini bisa dilakukan replika sehingga perencanaan tidak monoton dan harapannya dengan replika antar desa, penggunaan dana desa lebih efektif,” pungkasnya. (nal)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Minggu, 22 September 2019 14:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag63. Qaala idzhab faman tabi’aka minhum fa-inna jahannama jazaaukum jazaa-an mawfuuraanDia (Allah) berfirman, “Pergilah, tetapi barang siapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sungguh, neraka Jahanamla...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...