Jumat, 20 September 2019 05:13

Ingin Belajar Batik Pamekasan, Mahasiswa UWM Surabaya Kunjungi Klampar

Jumat, 16 Agustus 2019 01:55 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yeyen
Ingin Belajar Batik Pamekasan, Mahasiswa UWM Surabaya Kunjungi Klampar
Para mahasiswa belajar langsung cara pembuatan batik di Desa Klampar, Pamekasan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Mahasiswa Fakultas Kewirausahan Universitas Widya Mandala Surabaya datang ke Desa Klampar untuk belajar langsung cara membatik, Kamis (15/08/19).

Para mahasiswa Widya Mandala tersebut datang dengan dekan dan dosen pembimbing yang juga desainer kondang Embran Nawawi.

Menurut Dekan fakultas Kewirausahaan Universitas Widya Mandala Diah Tulipa, kegiatan ini adalah kegiatan Filtrip dari Fakultas Kewirausahaan Widya Mandala. Tujuannya, untuk memperkenalkan mahasiswa terhadap produk-produk tradisional yang bisa mereka eksplor menjadi bisnis yang bisa dikembangkan.

"Kami di fakultas mengembangkan 5 jenis bisnis, salah satunya jenis fashion dan kebetulan batik yang paling kita dengar adalah batik Pamekasan. Kebetulan ada Pak Embran Nawawi yang beliau sudah berkecimpung dahulu di dalam batik, terutama di Desa Klampar Pamekasan," tuturnya.

Pihaknya berharap ke depan bisa berkolaborasi dengan pengrajin di Desa Klampar. Mahasiswa tidak hanya bisa belajar Batik Pamekasan, namun juga mencari ide bisnis pengembangan yang diaplikasikan berbentuk UMKM.

"Dengan demikian Batik Pamekasan bisa lebih berkembang dan dikenal bukan hanya dari lembaran batiknya, tetapi dari produk-produk lainnya," ungkapnya.

Salah satu mahasiswa yang ikut dalam kegiatan ini, Alfa Zon mengaku sangat senang dan tidak menyangka Batik Pamekasan begitu indah.

"Kita bisa belajar tentang cara pembuatannya dan kita akan mencari ide untuk menjadikan Batik Pamekasan sebagai bahan untuk produk-produk yang nantinya akan menjadi bisnis yang menguntungkan," tutur Alfa, mahasiswa semester 4.

Para mahasiswa tersebut sebelumnya juga diajak melihat pasar batik 17 Agustus Pamekasan yang merupakan pasar batik terbesar di Asia dan mendatangi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Pamekasan. (yen/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...