Sabtu, 18 Januari 2020 15:16

​Gandeng SKK Migas Jabanusa, PWI Jatim Gelar UKW Angkatan ke-27

Selasa, 06 Agustus 2019 19:06 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Abdurrahman Ubaidah
​Gandeng SKK Migas Jabanusa, PWI Jatim Gelar UKW Angkatan ke-27
Para peserta UKW Angkatan ke-27 saat foto bersama.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Program Uji Kompetensi Wartawan (UKW) terus-menerus digelar oleh PWI Provinsi Jatim. Setelah pada 29 dan 30 Juli 2019 lalu PWI Jatim menggelar UKW angkatan ke 26, seminggu berikutnya PWI Jatim kembali menggelar program UKW untuk angkatan ke 27.

UKW angkatan ke 27 digelar selama dua hari, Selasa - Rabu, tanggal 6 dan 7 Agustus 2019, di Kantor SKK Migas Jabanusa, Jalan Veteran, Surabaya.

Pelaksanaan UKW angkatan ke 27 yang mengusung tema "Menuju Wartawan Profesional dan Kompeten" ini terselenggara hasil kerja sama antara PWI Jatim dengan SKK Migas Jabanusa dan beberapa Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Ketua PWI Jatim Ainur Rohim mengatakan, program UKW angkatan ke-27 yang digelar oleh PWI Jatim bekerja sama dengan SKK Migas Jabanusa dan beberapa KKKS diikuti sebanyak 29 orang peserta. Mereka berasal dari berbagai media di Jatim maupun media nasional, baik cetak, online, radio maupun televisi.

Dari 29 peserta tersebut, sebanyak 18 orang wartawan mengikuti UKW kelas muda, enam kelas madya, dan lima orang wartawan mengikuti kelas utama.

"Selama proses uji kompetensi wartawan, mereka (para peserta) dibagi menjadi lima kelas, utama satu kelas, madya satu kelas, dan muda tiga kelas," ujarnya, usai pembukaan UKW Angkatan ke 27 PWI Jatim, Selasa (6/8/2019) di Gedung SKK Migas Jabanusa, Jalan Veteran, Surabaya.

Menurut Ainur Rohim, uji kompetensi wartawan (UKW) ini merupakan cara untuk mengukur kemampuan dasar para peserta sebagai wartawan sesuai dengan level atau kelasnya, yakni kelas muda, madya, dan utama.

Sehingga, dengan digelarnya UKW dengan para pesertanya adalah para wartawan yang biasa meliput kegiatan SKK Migas, pihaknya berharap, wartawan di daerah, terutama daerah yang memiliki potensi migas kemampuannya menjadi semakin bagus dan berkembang.

"Dengan begitu si wartawan punya kemampuan memahami teks dan konteks tentang migas dengan benar. Ini sangat penting, agar jangan sampai yang dimaksud narasumber A, tapi ditulis B oleh wartawan," jelasnya.

Hal itu sangat penting, karena ke depan, Jawa Timur, kata Ainur Rohim, akan menjadi tulang punggung produksi dan lifting migas nasional.

Sehingga kemampuan dan profesionalisme wartawan dalam menjalankan tugas sehari-hari benar-benar sangat penting dan harus mengacu kepada kode etik jurnalistik (KEJ).

Hal senada disampaikan oleh Doni Ariyanto Kepala Humas SKK Migas Jabanusa. Menurutnya, sinergi antara media dengan dunia hulu migas di Jabanusa sangat penting, terutama di wilayah Jatim yang memiliki produksinya migas yang besar.

Untuk itu, Doni menegaskan jika setelah digelar UKW hasil kerja sama dengan PWI Jatim ini nanti manfaatnya besar untuk meningkatkan kualitas, kapasitas, dan profesionalisme wartawan, maka ke depan pihaknya juga akan kembali menggelar kegiatan serupa.

"Jika nanti manfaatnya besar dan menjadikan tulisan wartawan semakin berkualitas, maka tahun depan UKW akan kita gelar kembali," tegasnya. (dur/ian)

(Ketua PWI Jatim Ainur Rohim memberi sambutan acara UKW PWI Jatim ke-27 di kantor SKK Migas, Selasa (7/8/2019).

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 01 Januari 2020 19:47 WIB
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Wisata Edukasi Kampung Coklat di Kabupaten Blitar baru-baru ini telah menghadirkan spot instagramable bagi para pengunjung.Lokasi wisata yang terletak di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar tersebut ...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Sabtu, 18 Januari 2020 12:20 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*79. Wamina allayli fatahajjad bihi naafilatan laka ‘asaa an yab’atsaka rabbuka maqaaman mahmuudaanDan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan...
Kamis, 16 Januari 2020 12:56 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...