Jumat, 07 Mei 2021 22:33

Dikeluhkan Pengguna Jalan, Dishub Sidoarjo Ubah Jalur Alternatif Raya Sukodono

Rabu, 24 Juli 2019 22:45 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Dikeluhkan Pengguna Jalan, Dishub Sidoarjo Ubah Jalur Alternatif Raya Sukodono
Jalur alternatif yang dilintasi warga selama pembangunan jembatan Sukodono.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo merespons keluhan pengguna jalur alternatif dampak pembangunan jembatan di sana. Dishub segera merubah rute jalur alternatif tersebut mengingat terjadinya beberapa insiden selama dua minggu belakangan.

"Pagi tadi tim sudah turun ke lapangan. Selain mengevaluasi dan mengecek sejumlah hal di sana, tim juga berkordinasi dengan instansi terkait. Termasuk Polsek Sukodono," ungkap Kepala Dishub Sidoarjo Bahrul Amiq, Rabu (24/7/2019).

Dari hasil evaluasi, jalur alternatif dari selatan lewat Pademonegoro lalu di pertigaan dekat MI Ma'arif belok kanan melewati Plumbungan. Di pertigaan Sawo Bangsri belok kiri lanjut belok kanan melewati jembatan ke kanan tembus ke perempatan Dungus.

Sementara dari Utara atau dari perempatan Dungus, jalur alternatifnya ke kiri jalan Masangan Wetan, di pertigaan Masjid Baitul Maghfirah belok kanan menuju jalan Suruh. Di Simpang tiga Suruh belok kanan ke jalan Imam Bonjol, sampai ke simpang tiga Polsek Sukodono.

BACA JUGA : 

Ini Jalan Protokol di Sidoarjo yang Ditutup Saat Jam Malam Diberlakukan

Tekan Penyebaran Corona di Sidoarjo, Jalan-jalan ini Ditutup Pada Jam-jam Tertentu

​Respons Keluhan Warga, Dishub Sidoarjo Evaluasi Jalur Alternatif Sukodono

Pengurus MTI Sidoarjo Dikukuhkan, Siap Beri Solusi Masalah Transportasi

"Penentuan jalur alternatif itu kan sifatnya diskresi. Sehingga ketika diperlukan, bisa dievaluasi dan diubah sebagaimana hasil kajian dan evaluasi lapangan," lanjut Amiq.

Selama ini, sejak jembatan di Jalan Raya Sukodono dibongkar, kendaraan dari Selatan harus belok ke kanan di dekat Polsek Sukodono. Sekitar 1,5 Km ke Timur kemudian belok kiri melewati Desa Suruh dan area persawahan di Dusun Lengki. Terus sampai ke Desa Klopo Sepuluh dan belok kiri ke pertigaan Dungus.

Demikian halnya dari arah Utara, dari Dungus melewati jalan yang sama sampai tembus pertigaan sebelah Polsek Sukodono. Karena jalan kecil, kerap terjadi masalah. Beberapa kali truk terperosok di persawahan Lengki ketika bersimpangan.

Sementara jembatan sendiri direncanakan baru selesai pembangunan pada akhir Agustus nanti. Nah karena banyak keluhan dari warga, Dishub turun tangan untuk mengevaluasi jalur alternatif tersebut. (cat/rev)

Suami Takut Istri
Kamis, 06 Mei 2021 18:19 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dalam seminar bertema gender, Gus Dur ditanya seorang peserta. Pertanyaannya sangat sensitif dan pribadi. “Gus, katanya beberapa kiai juga takut pada istri. Apa Gus Dur juga takut pada istri?,” tanya orang itu....
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Jumat, 07 Mei 2021 06:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wartawan kondang Dahlan Iskan mencatat dua waswas setelah pengumuman pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2021 ternyata minus hampir 1 persen.Apa saja? Silakan baca tulisan wartawan kawakan itu di HARIAN BANGSA dan BANGSA...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 07 Mei 2021 10:42 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...