Senin, 26 Agustus 2019 10:48

Sukses Perangi Stunting, Bupati Sumenep Diundang Jadi Narasumber di Jakarta

Kamis, 04 Juli 2019 14:46 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Alan Sahlan
Sukses Perangi Stunting, Bupati Sumenep Diundang Jadi Narasumber di Jakarta
Bupati Sumenep Dr. Abuya Busyro Kariem saat menjadi marasumber pada Rakor Pencegahan Stunting di Jakarta.

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Turunnya angka stunting di Kabupaten Sumenep, tidak lepas dari tekad “perang” Bupati Sumenep Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si. Berkat kesuksesannya perang melawan stunting tersebut, Bupati diundang menjadi narasumber pada acara Rakor Teknis Program Percepatan Pencegahan Stunting yang di Hotel Grand Sahid Jakarta, Selasa 02 Juli 2019 lalu.

Di acara itu, Bupati Sumenep menyampaikan permasalahan stunting di Indonesia harus segera tertuntaskan, karena menurut dia penyebab menjadikan anak kerdil lantaran kekurungan gizi.

"Seperti kita ketahui bersama bahwa stunting adalah permasalahan kesehatan yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu yang lama, dan pada umumnya terjadi karena asupan makanan yang tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh badan kita," ujar Bupati Busyro, Selasa (2/17).

Lebih jauh bupati menjelaskan, tentang suksesnya Sumenep dalam memerangi dan menurunkan angka penderita stunting. Bupati Sumenep menyampaikan beberapa data dan kegiatan yang telah dilakukan oleh Pemerintah kabupaten Sumenep dalam memerangi dan mencegah stunting di kabupaten Sumenep. Data yang disampaikan adalah prevalensi stunting terjadi penurunan 18,2% dari tahun 2013 sebesar 52,5 dan di tahun 2018 menjadi 34,3.

Angka penurunan stunting di Kabupaten ujung timur Pulau Madura, Sumenep ini, tak lepas dari kerja bareng Pemerintah Kabupaten Sumenep dengan stakeholder dan masyarakat dengan cara menggalakkan kegiatan-kegiatan inovatif. Kegiatan itu diantaranya adalah sosialisasi pemanfaatan pekarangan dalam rangka penanaman 'cabbi peddhas' yang bermanfaat mencegah amenia pada ibu hamil untuk peningkatan bayi, balita sehat dan cerdas. Sosialisasi yang lain ialah pendampingan Bumil KEK dan Baduta, kemudian menyelenggarakan kelas Bumil dan membuat Satgas Penting (Satuan Tugas Peduli Stunting).

"Sosialisasi lainnya ialah membuat kelompok Geliz (Gerakan Peduli Gizi). Kami telah resmi me-Launching Kampanye cegah Stunting di Pulau Oksigen Giliyang (12/11/2018). Kegitan dimaksud semuanya dianggarkan dalam APBD kabupaten Sumenep. APBD Kabupaten Sumenep telah diarahkan untuk mendukung percepatan penurunan Stunting di Kecamatan desa dan desa Lokus Kabupaten Sumenep yang lebih-lebih dukungan Dana Desa berpotensi besar mendukung percepatan penurunan Stunting secara bermakna," papar Bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah kabupaten Sumenep telah membuat regulasi tentang Stunting, diantaranya adalah Peraturan Bupati Nomor 14 Tahun 2019 tentang Percepatan Penanggulangan Stunting, Surat Keputusan Bupati Nomor 188/89/KEP/435.012/2019 tentang Tim Percepatan Penurunan Stunting, dan ini merupakan salah satu respons cepat pemerintah Kabupaten Sumenep dalam rangka mensukseskan program pemerintah.

Bupati kembali menegaskan, kebijakan percepatan penanggulangan stunting sudah mulai menujukkan dukungan yang nyata dari stakeholder dan masyarakat kabupaten Sumenep. Bupati atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada stakeholder dan masyarakat kabupaten Sumenep yang telah berupaya dan terlibat langsung dalam mensukseskan kegiatan penurunan Stunting di Kabupaten Sumenep.

Di akhir materi, bupati memperkenalkan wisata Kabupaten Sumenep, diantaranya Kerapan Sapi dan sapi Sonok, dan tahun ini kita punya 41 event, baik event nasional maupun event regional, serta tidak lupa Bupati juga menyampaikan ajakan untuk menikmati bermalam di Pulau oksigen.

“Jika kita 3 hari bermalam di tempat oksigen Giliyang, maka bukan hanya ini (peserta) yang ikut, tetapi yang lain pasti ikut menikmatinya,” pungkasnya sambil melempar senyumnya yang khas. (adv/aln)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...