Selasa, 16 Juli 2019 08:04

Minta Usut Tuntas Tragedi 22 Mei, ​HMI Pamekasan Gelar Demo dan Audiensi

Senin, 17 Juni 2019 21:03 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Erry Sugianto
Minta Usut Tuntas Tragedi 22 Mei, ​HMI Pamekasan Gelar Demo dan Audiensi
Puluhan massa HMI melakukan demo dan selanjutnya audiensi dengan Kapolres Pamekasan di ruang Satria Bayangkara Mapolres Pamekasan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) menggelar audiensi untuk menyampaikan aspirasi kepada Polres Pamekasan, Senin (17/06/19). 

Audiensi itu terkait dengan adanya korban dalam demonstrasi di kantor Bawaslu pusat pada 22 Mei 2019 lalu yang diduga ada provokasi di dalamnya. Sehingga terjadi bentrok antara massa dengan aparat keamanan yang terjadi di Jakarta.

Dalam aksi kali ini, HMI yang menurunkan puluhan anggotanya untuk meminta pertanggungjawaban institusi Polri karena adanya delapan korban meninggal yang diduga dilakukan oleh aparat keamanan yang bertindak represif terhadap massa aksi.

Korlap aksi Lutfi yang juga ketua HMI cabang Pamekasan meminta pihak Polri mempertanggungjawabkan dan mengusut kasus tersebut sampai tuntas.

"Kami tidak ada sangkut pautnya dengan partai, menuntut Institusi Polri bertanggung jawab dan mengusut tuntas kejadian pada tanggal 22 Mei 2019 di Jakarta. Apabila tuntutan kami tidak diindahkan, kami akan melakukan aksi terbuka dan dengan massa yang lebih dari kapasitas ini," tegas Lutfi.

Ada beberapa hal yang menjadi tuntutan mereka:

1. Institusi Polri harus bertanggung jawab penuh dan bersikap tegas dalam pengusutan tragedi kemanusiaan serta bersikap profesional.

2. Usut tuntas dan diproses secara hukum, apabila oknum berasal dari pihak kepolisian dan tindak tegas apabila berasal dari pihak perusuh.

3. Kami minta dan mendukung para pencari fakta hanya dilakukan oleh tim gabungan pencari Fakta (TGBF).

4. Komnas Ham harus melakukan investigasi secara independen dan di luar tim gabungan.

Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo berterima kasih kepada HMI yang menyampaikan aspirasi dengan baik. Ia mengaku telah menampung aspirasi mereka.

"Kami juga sudah menerangkan kepada para adik-adik HMI kejadian yang kami tahu," ungkapnya. (err/ian)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Sabtu, 06 Juli 2019 15:08 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...