Minggu, 15 September 2019 20:24

Dari Wonosalam Jombang, Petani Durian Gagas Apduri

Jumat, 14 Juni 2019 01:05 WIB
Editor: Redaksi
Dari Wonosalam Jombang, Petani Durian Gagas Apduri

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Dalam upaya mencari terobosan dalam pemberdayaan petani dan inovasi pertanian durian, puluhan petani durian menggagas terbentuknya Asosiasi Petani Durian Indonesia (Apduri).

"Sudah sejak lama Wonosalam di Jombang dikenal secara alami sebagai sentra pertanian Durian, dan semalam lebih 50 petani durian telah berkumpul dan sepakat menggagas satu tonggak penting pertanian dan perkebunan durian tanah air dengan pendirian asosiasi untuk mewadahi pemberdayaan petani durian," papar di antara penggagas Asosiasi Petani Durian Indonesia (Apduri) Rully Anwar, Kamis (13/6).

Dijelaskan Rully Anwar, ide pendirian Apduri muncul spontan ketika para petani dan pimpinan perkebunan durian menggelar silaturahmi petani durian di Kafe Bido, di areal wisata DeDurian Park, Wonosalam, Jombang.

"Jadi kami ingin ada lompatan dalam pertanian durian dari hulu ke hilir, termasuk dalam soal pemberdayaan petani. Dan harapannya asosiasi bisa menjadi jembatannya," imbuh Rully Anwar.

Dengan berhimpun dalam asosiasi, petani durian juga bisa membangun edukasi pada publik tentang durian.

"Durian itu adalah rajanya buah. Tapi kenapa petani durian belum mampu menjadi berdaya secara ekonomi? Tentu karena banyak hal, di antaranya tata niaga, budidaya tanam, dan pasca panen komoditi durian yang hanya berjalan apa adanya, mengalir dari tahun ke tahun. Maka, dengan kebersamaan dalam asosiasi ini adalah hal konkret menentukan langkah," tegas Rully Anwar, sekaligus juru bicara Apduri.

Apduri yang digagas dari Wonosalam harapannya mampu membangun jejaring nasional dengan petani di seluruh Indonesia. Petani pendiri Apduri meyakini, swasembada pangan nasional bisa dimulai dari komoditi durian. Sehingga ke depan tidak perlu lagi ada impor durian, tapi sebaliknya bisa ekspor durian. Apalagi permintaan untuk itu sangat besar, terutama dari China.

"Kami senang dan bangga, ada momentum kebangkitan bagi petani durian dengan terbentuknya Apduri. Dan itu diawali dari Wonosalam, yang tentu dilanjutkan dengan bergandengan-tangan bersama petani di daerah lain," jelas petani durian Wonosalam Sutiyo.

Ditambahkan Sutiyo, yang juga menjadi di antara penggagas Apduri, susunan kepengurusan akan segera dilengkapi. "Kami sangat antusias dengan kemitraan dan dukungan DeDurian Park dalam pemberdayaan petani durian hingga terbentuknya Apduri. Dan sinergi ini positif," jelas Sutiyo.

Pada bagian lain, Direktur Utama DeDurian Park - Wonoslaam Yusron Aminulloh yang didapuk sebagai penasehat Apduri menjelaskan, kesungguhan para petani durian yang ingin saling sinergi adalah langkah visioner.

"Para petani durian selama ini adalah petani yang mandiri. Mereka relatif tidak banyak pembinaan, tapi terus bergerak menanam, merawat, hingga akhirnya proses panen. Tapi sering terbentur kendala klasik, tengkulak, dan tidak punya teknologi pasca panen yang siap menampung hasil produksi. Maka dengan berdirinya asosiasi ini akan bisa secara bersama dicarikan jalan keluar, termasuk dengan melibatkan agrowisata kebun durian terintegrasi DeDurian Park," tegas Yusron.

Direncanakan, akhir tahun 2019 di antara program Apduri, menggelar Jambore Petani Durian Nusantara 2019 di DeDurian Park, Wonosalam, Jombang. "Dalam Jambore itu, inovasi pertanian durian dan teknologi pasca panen dan tata niaga durian akan dibahas lebih detil, dengan mengundang banyak pihak," papar Yusron Aminullah, yang juga master trainer nasional MEP Training Center. (*)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...