Senin, 24 Juni 2019 16:47

Kebakaran di Perumahan BTN Asabri Kota Blitar, Seorang Kakek Tewas Terpanggang

Selasa, 11 Juni 2019 15:16 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Kebakaran di Perumahan BTN Asabri Kota Blitar, Seorang Kakek Tewas Terpanggang
Petugas damkar saat berupaya memadamkan api. foto: AKINA/ BANGSAONLINE

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Peristiwa kebakaran terjadi di Perumahan BTN Asabri Blok X3, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Selasa (11/6/2019). Dua mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api yang membakar separuh bagian rumah tersebut.

Saat petugas pemadam kebakaran tengah berkonsentrasi memadamkan api, Veni pemilik rumah yang saat itu baru datang histeris sambil memanggil ayahnya yang ternyata berada di dalam bagian rumah yang terbakar.

Begitu api mulai padam, petugas kemudian mencari keberadaan Sukarman (80), ayah dari pemilik rumah. Tak lama kemudian, petugas menemukan Sukarman atau yang biasa dipanggil Mbah Man dalam kondisi tewas terpanggang di dekat titik api.

"Kebakaran terjadi diduga akibat korban lupa mematikan kompor saat memasak air. Api kemudian cepat membesar karena di dekat titik api ada kasur yang dipakai tidur oleh korban. Begitu terjadi kebakaran, korban tidak bisa menyelamatkan diri karena kondisinya sudah renta," ungkap Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Blitar Tri Nananng Karyawan.

Begitu api benar-benar padam, petugas mengevakuasi jasad Mbah Man. Jasad Mbah Man dibungkus kain dan dimasukkan ke mobil ambulans. Korban kemudian dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.

Siti Zaenab tetangga Mbah Man mengatakan peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 13.15 WIB. Awalnya, Zaenab mendengar suara letusan seperti anak-anak sedang menyalakan petasan. Penasaran, Zaenab keluar rumah untuk mencari suara letusan seperti petasan.

"Saya menengok keluar ternyata sudah ada kepulan asap dari bagian dapur dan kamar rumah Mbah Man. Berarti suara letusan seperti petasan itu berasal dari rumah Mbah Man yang terbakar," kata Zaenab yang posisi rumahnya di seberang rumah Mbah Man.

Sehari-hari, Mbah Man tinggal di rumah itu bertiga bersama anak dan menantunya. Saat kejadian, anak dan menantunya sedang keluar rumah. "Mbah Man di rumah sendiri mungkin tertidur," pungkasnya. (ina/rev)

Senin, 24 Juni 2019 12:08 WIB
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Novita Hardiny, istri dari Bupati Trenggalek Moh. Nur Arifin menegaskan kebersihan di kawasan wisata merupakan hal yang harus dijaga, baik oleh pemerintah, masyarakat, termasuk pengunjung wisata itu sendiri.Perny...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Sabtu, 22 Juni 2019 17:29 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag54. Rabbukum a’lamu bikum in yasya' yarhamkum aw in yasya' yu’adzdzibkum wamaa arsalnaaka ‘alayhim wakiilaanTuhanmu lebih mengetahui tentang kamu. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia akan memberi rahmat kepad...
Sabtu, 22 Juni 2019 13:55 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...