Rabu, 21 Agustus 2019 04:22

Takziah Kedelapan, Risma All Out Bantu Keluarga Almarhum Suhadirman

Minggu, 12 Mei 2019 18:00 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Takziah Kedelapan, Risma All Out Bantu Keluarga Almarhum Suhadirman
Wali kota Risma takziah ke keluarga Almarhum Suhardiman di Jalan Simokerto no gang 4 No 44 Kelurahan Simokerto, Kecamatan Simokerto, Surabaya.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Janji Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk mengunjungi semua keluarga anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal, terus dipenuhi. Wali Kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu terus menyisir keluarga-keluarga KPPS yang sedang berduka.

Di akhir pekan ini, Minggu (13/5), Risma masih menyempatkan waktu untuk takziah ke keluarga Almarhum Suhardiman, 48 tahun, di Jalan Simokerto gang 4 No 44 Kelurahan Simokerto, Kecamatan Simokerto, Surabaya. Almarhum Suhardiman merupakan anggota KPPS 17 Kelurahan Simokerto, Kecamatan Simokerto.

Pekerjaan sehari-harinya adalah pengemudi ojek online di Surabaya. Suhardiman hidup dengan seorang istri bernama Santi (43) dan dua anaknya Hardi Wijaya (22), Neza Aulia (12). Ia menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu (27/4) lalu.

Dengan mengenakan batik dan balutan hijab berwarna biru, Wali Kota Risma terlihat sedih saat mengunjungi keluarga almarhum. Saat itu, ia ditemui istri almarhum di teras rumahnya. Pada pertemuan itu, Wali Kota Risma langsung menanyakan keadaan keluarga dan apa yang dikeluhkan suaminya sebelum meninggal.

“Bagaimana bu… kronologinya?” tutur Risma kepada istri almarhum.

Setelah mendengarkan penjelasan Santi, Risma langsung memutuskan untuk membantu biaya sekolah anak kedua almarhum yang saat ini masih duduk di bangku SMP. “Ini putrinya bu? kelas berapa? Sekolah yang pinter ya. Biar jadi orang sukses. Nanti soal biaya tidak perlu khawatir. Pokoknya tugasmu sekolah yang rajin,” kata Risma kepada Neza yang saat itu bersalaman dan mencium tangannya.

Selain membiayai sekolah hingga lulus SMP, Risma juga memberikan bantuan kepada anak pertama almarhum yang bernama Hardi (22). Saat ini, Hardi bekerja sebagai karyawan restoran dan Wali Kota Risma berencana akan memindahkan Hardi untuk bekerja di kantor Pemkot Surabaya.

“Nanti yang pertama pindah pemkot saja, nanti ada staff saya yang akan datang untuk membantu dan menyiapkan semuanya, ibu tidak usah khawatir. Allah punya rencana yang indah untuk kita semua,” imbuhnya.

Selain santunan dana dan bantuan untuk anak-anak almarhum, ternyata masih belum cukup membuat Risma lega. Sehingga, ia pun berencana ingin membantu istri almarhum untuk berjualan di depan rumahnya yakni meracang (jualan kebutuhan bumbu dapur). Bagi Risma, hal itu sangat penting supaya Santi masih bisa memberikan nafkah kepada anak-anaknya.

Santi sangat berterima kasih kepada Wali Kota Risma yang bersedia menyekolahkan anak keduanya dan memberikan pekerjaan yang sangat layak untuk anak pertamanya. Bahkan, ia sangat bersyukur apabila Wali Kota Risma membangunkan toko untuk jualan meracang.

“Saya matur nuwun (terima kasih) sudah dibantu menyekolahkan anak, dan dibantu mencarikan jalan keluar yang saya hadapi, bapaknya di sana pasti akan tenang, terima kasih Bu Risma,” pungkas Santi sambil matanya berkaca-kaca.

Santi menjelaskan bahwa suami mengeluh sakit di bagian dada pada Rabu (17/4/2019) setelah bertugas di TPS 17. “Sejak hari itu, dadanya sering terasa sakit, tapi tidak begitu dirasakan. Terus pada Jumat (26/4/2019), suami saya cerita kalau kambuh lagi. Saya kerokin, tiba-tiba saat saya masak di dapur Sabtu pagi (27/4/19) pukul 08.30 sudah tidak ada. Saya bawa ke RS Soewandhi sudah tidak tertolong,” ujar Santi. (ian/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...