Gubernur Khofifah didampingi Bupati Gresik Sambari dan Wabup Qosim saat sidak banjir luapan Kali Lamong.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik Sambari berharap agar banjir yang terjadi di wilayah Cerme dan sejumlah wilayah lainnya akibat meluapnya Kali Lamong dapat segera surut.
Ia meminta kepada BPBD dan jajaran terkait lainnya untuk terus membantu para korban yang terdampak banjir dengan menerjunkan tim relawan. Hal ini disampaikan saat mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi banjir di Desa Iker-iker Geger, Kecamatan Cerme, Minggu (5/5) pagi.
BACA JUGA:
- Siapkan Anggaran, DPRD dan Pemkab Gresik Kompak Driyorejo Bebas dari Banjir Kali Avoor
- Cegah Banjir, Warga Babaksari Gresik Gotong Royong Perbaiki Tanggul Bengawan Solo
- Perbaikan 2 Titik Tanggul Anak Kali Lamong di Cerme Gresik Ditarget Rampung Tiga Hari
- Hujan Deras, Luapan Kali Lamong Rendam 6 Desa di Balongpanggang Gresik
"Selain tim relawan, kami Pemerintah Daerah juga terus memberikan sejumlah bantuan-bantuan kepada warga masyarakat yang terdampak," ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa ada sejumlah posko penerima logistik dan berbagai bantuan yang datang, baik itu bantuan dari masyarakat, komunitas, dan juga pemerintah.
"Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang turut membantu dengan mengirimkan logistik ke wilayah-wilayah yang terdampak banjir. Bantuan logistik yang diterima di posko bukan hanya dari pemerintah saja, namun ada yang dari masyarakat, komunitas, dan sejumlah perusahaan-perusahaan yang peduli. Sekali lagi kami selaku pemerintah daerah mengucapkan terima kasih," jelasnya.
Sementara Wabup Moh. Qosim menjelaskan bahwa Pemerintah selalu berupaya ada di tengah masyarakat di saat terjadi bencana seperti ini. Ia bahkan mengaku sudah beberapa kali turun ke lokasi terdampak banjir untuk memastikan kondisi warganya yang terkena musibah banjir.
"Kemarin kami sempat meninjau wilayah Tambak Beras, kemudian ke Kecamatan Menganti, serta ke Kecamatan Kedamean dengan mengirimkan sejumlah bantuan kepada warga masyarakat," pungkasnya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






