Bupati Kediri Haryanti Sutrisno saat melihat tanaman hias dalam Kediri Lagi Agro Expo 2019 di kawasan Simpang Lima Gumul Kediri.
“Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Ibu Bupati Kediri beserta jajarannya yang sudah menyelenggarakan pameran Agro Kediri Lagi. Ini forum yang bagus untuk membangkitkan ekonomi rakyat berbasis dunia pertanian dan perkebunan dengan produk-produk yang bisa dikembangkan dengan baik sebagai branding baru Kediri,” terangnya.
Dibuka oleh Sekda Dede Sujana, dalam sambutannya menyampaikan, pembangunan pertanian secara umum bertujuan mendorong berkembangnya agrobisnis untuk mendukung peningkatan produksi dan produktivitas tananaman yang berdaya saing, berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Selain itu juga mampu menyerap tenaga kerja, meningkatkan pendapatan petani, memperkuat perekonomian wilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan pendapatan nasional.
Sektor pertanian merupakan sektor yang sangat mendukung pembangunan dan perekonomian. Sebab itu pemerintah Kabupaten Kediri sangat mendukung upaya upaya yang dapat mendukungnya demi peningkatan produksi dan produktivitas tanaman serta pemasarannya baik tanaman pangan maupun hortikultura.

Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno berkesempatan mengunjungi acara agro expo tersebut. Ia berkeliling melihat dan kagum dengan keindahan bunga anggrek dan aglonema serta bonsai yang begitu menawan.
“Setahun akan kita laksanakan acara seperti ini dua kali. Karena melihat animo masyarakat yang sangat besar. Juga Kabupaten Kediri supaya bisa dikenal sebagai salah satu pembudidaya tanaman hias,” kata Bupati.
Peserta Kontes bonsai secara nasional ada 305 peserta, aglonema ada 100 peserta dari Jatim, Exibishi anggrek sebanyak 15 kelompok se-Jawa Timur. Untuk pelatihan ada pelatihan budidaya tanaman hias anggrek, bonsai dan aglonema.
Digelar pula pelatihan roasting, grinding kopi yang tujuannya agar Kabupaten Kediri punya industri kopi yang berstandar dan menarik. Ada pula pelatihan budidaya kelor organik karena memiliki kandungan gizi yang lengkap. (rif/adv/kominfo)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




