Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa bersama istri Wagub Jatim, Arumi Bachsin Dardak memberi contoh safety riding dan tertib berlalulintas dengan mengenakan helm saat mengendarai sepeda motor. foto: ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Generasi millennial menjadi bagian dalam menjaga ketertiban berlalu lintas. Dengan mengajak generasi millennial akan membangun kesadaran masyarakat, khususnya para anak muda, untuk bahayanya berkendara apabila tidak mematuhi lalu lintas
Demikian disampaikan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat Millennial Road Safety Festival bertemakan "Mewujudkan Generasi Millennial Cinta Lalu Lintas Menuju Indonesia Gemilang" di Jembatan Suramadu sisi Madura, Kab. Bangkalan, Minggu (17/3).
BACA JUGA:
- Prof Kiai Asep: Gubernur Khofifah Jalankan Pemerintahan Pakai Referensi, Perhitungan dan Hati-Hati
- Jelang Pelantikan, Tes Kesehatan, Khofifah-Emil Sehat
- Usung 2 Inovasi, Jatim Raih Penghargaan Provinsi Terinovatif di IGA 2024
- Jenazah Kiai Roziqi Disalatkan di Masjid Akbar, Khofifah 3 Kali Minta Kesaksian Jemaah
Dijelaskan, kesadaran masyarakat sangat penting dalam berlalu lintas. Karena bahaya bisa mengancam di jalan apabila tidak meningkatkan kewaspadaan dalam berkendara. Sebagai contoh, dengan adanya jalan tol, perjalanan dari Solo ke Surabaya sanggup ditempuh dalam kurun waktu dua jam.
Tentunya hal ini memberikan keuntungan bagi masyarakat. Begitu juga dengan dibebaskannya tarif tol Suramadu, tentunya memberikan keuntungan bagi masyarakat Madura yang ingin ke Surabaya, begitu juga sebaliknya.
"Meskipun demikian, masyarakat diimbau untuk tidak ugal-ugalan dalam berkendara," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Khofifah juga menyoroti tentang kejadian pelecehan seksual yang terjadi di Kab. Jombang. Pelecehan terjadi saat di jalan raya, dan menyasar ke kaum perempuan. Oleh sebab itu, diharapkan agar masyarakat tetap waspada.






