Bocah SD Korban Tenggelam di Sungai Brantas Blitar Ditemukan Tak Bernyawa

Bocah SD Korban Tenggelam di Sungai Brantas Blitar Ditemukan Tak Bernyawa Jenazah korban saat dievakuasi petugas dibantu warga.

"Awalnya ada polisi yang ke sini memperlihatkan saya foto temuan jenazah. Waktu lihat foto saya kurang yakin. Kemudian saya langsung ke lokasi penemuan, kemudian saya yakin itu anak saya karena wajahnya dan warna kulitnya masih bisa saya kenali," jelasnya.

Selain ciri fisik, Imam Mualip mengaku mengenali anaknya dari kaos yang dikenakan. Saat pamit keluar rumah Suryadi menggunakan kaos berwarna coklat tua dengan gambar mahabharata di bagian depan.

"Itu kaos kesayanganya, sering dipakai. Pas pamit mau main itu, sebelum hilang juga pakai baju itu," ungkapnya.

Korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Suasana pemakanan sempat diwarnai isak tangis keluarga.

Sebelumnya, Suryadi bermain-main di dekat sungai bersama temannya. Dugaan Suryadi terbawa arus sungai menguat setelah warga menemukan sepeda milik Suryadi berada di dekat aliran sungai. Serta adanya saksi di seberang sungai yang melihat Suryadi bermain di pinggir sungai sebelum dilaporkan hilang.

Tim Basarnas Pos SAR Trenggalek diturunkan untuk melakukan penyisiran di sungai Brantas dengan menggunakan tiga perahu karet. Tak hanya tim SAR, personil kepolisian, TNI, PMI, dan BPBD Kabupaten serta Kota Blitar juga diterjunkan mencari keberadaan Suryadi. (ina/ian)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO