Rabu, 19 Juni 2019 12:44

Bupati Pacitan dan 'Sarung' Berikan Bantuan Makanan bagi Warga Terdampak Banjir

Kamis, 07 Maret 2019 19:34 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Bupati Pacitan dan
Anggota 'Sarung' saat memberikan bantuan nasi bungkus ke warga terdampak bencana.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Sehari pasca terjadinya banjir bandang di kawasan Kecamatan Arjosari dan Pacitan, sejumlah bantuan mulai berdatangan. Termasuk Bupati Pacitan Indartato bersama Wabup Yudi Sumbogo dan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Didik Alih Wibowo, berkenan mendatangi banyak perumahan terdampak banjir.

Selain memberikan bantuan, orang nomor satu di Kab Pacitan ini juga memberikan motivasi kepada para korban terdampak agar tetap tabah dalam menghadapi musibah. 

"Semua ini kehendak yang di atas. Semoga bantuan yang tidak seberapa ini akan dapat meringankan beban saudara-saudara kita. Tetap tabah, sebab semua ini kehendak Allah SWT," kata Indartato di sela-sela melakukan kunjungan korban terdampak banjir di Arjosari, Kamis (7/3).

Musibah banjir juga memantik banyak organisasi massa tergerak hati untuk ikut berbaur dengan warga terdampak. Di antaranya Santri Petarung Romantis (Sarung). Organisasi yang dinahkodai Gus Muad ini memberikan ratusan nasi bungkus untuk membantu para korban terdampak. 

"Kita fokuskan di wilayah Arjosari. Sebab di daerah tersebut banyak warga terdampak banjir yang perlu kita bantu, terutama makanan siap saji," kata John Vera Tampubolon, salah seorang anggota Sarung.

Hal yang sama juga disampaikan Suhardi, anggota Sarung lainnya. Mereka sengaja menggalang bantuan antara anggota utamanya penyediaan nasi bungkus. 

"Ini sangat dibutuhkan. Sebab warga yang rumahnya kemasukan air bah pasti mereka tidak akan bisa memasak. Sebab lebih terfokus membersihkan lumpur dan air yang masih menggenangi rumah. Sebab itu perlu kita bantu makanan siap santap," jelasnya.

Menurut rencana, selain di kawasan Arjosari, pemberian bantuan nasi bungkus juga akan dilaksanakan di kawasan Kelurahan Ploso, Kecamatan/Kabupaten Pacitan. Sebab di sana banyak juga warga terdampak bencana banjir. (yun/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...