Kabel PJU di salah satu titik jalan Kecamatan Senori tampak menjuntai di sisi jalan.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sepanjang jalan poros Kabupaten Tuban di Kecamatan Senori menuju Kecamatan Bangilan, banyak kabel Lampu Penerangan Jalan umum (PJU) yang dibiarkan menjuntai di sisi jalan. Kabel-kabel tersebut lepas dari kaitan di tiang usai diterjang puting beliung beberapa waktu lalu.
Hal itu, membuat listrik di area persawahan tepatnya di Desa Medalem padam. Selain itu, kabel-kabel tersebut dikhawatirkan dapat mengundang kriminalitas serta membahayakan pengguna jalan raya yang melintas.
BACA JUGA:
- PT SBI Salurkan 24 Hewan Kurban untuk Warga Tuban pada Iduladha 2026
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
"Kadang was-was, kondisi gelap seperti ini, berpotensi tindak kejahatan dan rawan kecelakaan. Sebab, jalannya juga retak retak," kata, Nilla (30) warga Kecamatan Senori kepada wartawan BANGSAONLINE.com, Kamis (10/1).

Dikonfirmasi terpisah, petugas Dinas PRKP setempat, Sumarno mengatakan bahwa petugas sudah mendatangi titik-titik kerusakan lampu guna melakukan perbaikan kabel PJU yang rusak. Menurutnya, di Bangilan ada 6 titik kabel yang rusak, sementara di Senori ada 4 titik.
"Sedangkan PJU di Senori baru dilaporkan beberapa hari ini. Hari ini petugas kami meluncur ke lapangan," ungkapnya.
Namun, pantauan di lapangan sampai sore pukul 17.55 WIB, kabel-kabel PJU masih tetap seperti adanya, menjuntai di bahu jalan. Bahkan, warga berusaha menyisir kabel kabel tersebut agar tidak mengganggu aktivitasnya.
Diketahui, hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan pohon tua sisi jalan tumbang pada akhir tahun 2018. Sehingga, beberapa titik kabel PJU rusak berat akibat tertimpa pohon tumbang. (ahm/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




