Minggu, 18 Agustus 2019 23:05

Kota ​Kediri Kembali Raih Inflasi Terendah se-Jawa Bali

Rabu, 02 Januari 2019 18:22 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Arif Kurniawan
Kota ​Kediri Kembali Raih Inflasi Terendah se-Jawa Bali

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kota Kediri kembali berhasil menekan inflasi tahun 2018 sebesar 1,97. Angka ini menjadi yang terendah se-Jawa Bali. Hal ini berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS), yang disampaikan Kepala BPS Kota Kediri Ellyn T Brahmana di Ruang Kilisuci Balai Kota Kediri, Rabu (2/1).

Ellyn mengatakan bahwa meski inflasi Kota Kediri pada bulan November 2018 tertinggi di Jawa Timur dengan nilai 0,4%, namun dengan sinergi dan kerja sama yang baik antara Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri pada bulan Desember 2018, inflasi berhasil ditekan menjadi yang terendah se-Jatim di angka 0,29%.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengungkapkan rasa bahagia dan bangganya kepada TPID Kota Kediri yang telah bersinergi selama ini. 

"Inflasi ini bisa tetap terjaga karena kita sudah lakukan yg terbaik. Terima kasih untuk seluruh anggota TPID Kota Kediri, terima kasih juga untuk para pedagang dan distributor di Kota Kediri. Mereka mau diarahkan, diajak kerja sama juga mau. Terakhir juga kita kerja sama dengan koperasi telur di Blitar," ujarnya.

Wali kota yang akrab disapa Mas Abu ini juga menjelaskan bahwa menjaga inflasi dan pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu konsep Pemerintah Kota Kediri untuk mensejahterakan masyarakat. Saat ini pertumbuhan ekonomi kita ada di angka 5%, inflasinya 2%, jadi kita masih untung 3%," ungkapnya.

Menurut Abu, dengan selisih ini maka daya beli masyarakat bagus dan mereka bisa menabung. Sebaliknya bila pertumbuhan ekonomi berada di angka yang sama dengan tingkat inflasi, maka uang masyarakat habis untuk membeli keperluannya. 

"Agar masyarakat tetap sejahtera, kita akan jaga benar-benar pertumbuhan ekonomi dan menekan inflasi di Kota Kediri," ujarnya.

Abu juga menjelaskan bukti nyata pertumbuhan ekonomi di Kota Kediri dengan ramainya jalanan kota. Di Kota Kediri UMKM juga bergerak cepat, tren PDRB industri non tembakau juga bagus sehingga masa depan Kota Kediri cerah. Abu berharap ke depan pertumbuhan ekonomi akan semakin merata di seluruh wilayah Kota Kediri.

Di akhir acara selain mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia dan BPS, Abu juga berpesan kepada seluruh anggota TPID Kota Kediri dan awak media untuk lebih bersemangat dalam mengedukasi masyarakat bijak berbelanja. (rif/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...