Senin, 17 Juni 2019 09:09

Kota ​Kediri Kembali Raih Inflasi Terendah se-Jawa Bali

Rabu, 02 Januari 2019 18:22 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Arif Kurniawan
Kota ​Kediri Kembali Raih Inflasi Terendah se-Jawa Bali

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kota Kediri kembali berhasil menekan inflasi tahun 2018 sebesar 1,97. Angka ini menjadi yang terendah se-Jawa Bali. Hal ini berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS), yang disampaikan Kepala BPS Kota Kediri Ellyn T Brahmana di Ruang Kilisuci Balai Kota Kediri, Rabu (2/1).

Ellyn mengatakan bahwa meski inflasi Kota Kediri pada bulan November 2018 tertinggi di Jawa Timur dengan nilai 0,4%, namun dengan sinergi dan kerja sama yang baik antara Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri pada bulan Desember 2018, inflasi berhasil ditekan menjadi yang terendah se-Jatim di angka 0,29%.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengungkapkan rasa bahagia dan bangganya kepada TPID Kota Kediri yang telah bersinergi selama ini. 

"Inflasi ini bisa tetap terjaga karena kita sudah lakukan yg terbaik. Terima kasih untuk seluruh anggota TPID Kota Kediri, terima kasih juga untuk para pedagang dan distributor di Kota Kediri. Mereka mau diarahkan, diajak kerja sama juga mau. Terakhir juga kita kerja sama dengan koperasi telur di Blitar," ujarnya.

Wali kota yang akrab disapa Mas Abu ini juga menjelaskan bahwa menjaga inflasi dan pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu konsep Pemerintah Kota Kediri untuk mensejahterakan masyarakat. Saat ini pertumbuhan ekonomi kita ada di angka 5%, inflasinya 2%, jadi kita masih untung 3%," ungkapnya.

Menurut Abu, dengan selisih ini maka daya beli masyarakat bagus dan mereka bisa menabung. Sebaliknya bila pertumbuhan ekonomi berada di angka yang sama dengan tingkat inflasi, maka uang masyarakat habis untuk membeli keperluannya. 

"Agar masyarakat tetap sejahtera, kita akan jaga benar-benar pertumbuhan ekonomi dan menekan inflasi di Kota Kediri," ujarnya.

Abu juga menjelaskan bukti nyata pertumbuhan ekonomi di Kota Kediri dengan ramainya jalanan kota. Di Kota Kediri UMKM juga bergerak cepat, tren PDRB industri non tembakau juga bagus sehingga masa depan Kota Kediri cerah. Abu berharap ke depan pertumbuhan ekonomi akan semakin merata di seluruh wilayah Kota Kediri.

Di akhir acara selain mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia dan BPS, Abu juga berpesan kepada seluruh anggota TPID Kota Kediri dan awak media untuk lebih bersemangat dalam mengedukasi masyarakat bijak berbelanja. (rif/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...