Minggu, 21 Juli 2019 14:29

Banjir dan Longsor di Pacitan Belum Masuk Kategori Darurat Bencana

Senin, 17 Desember 2018 14:25 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Banjir dan Longsor di Pacitan Belum Masuk Kategori Darurat Bencana
Ilustrasi dampak bencana di Pacitan.

PACITAN, BANGSAONLIE.com - BPBD Pacitan belum menyatakan sebagai kondisi darurat bencana, pasca terjadinya banjir dan tanah longsor di Kecamatan Kebonagung, Arjosari, maupun Tulakan, Sabtu (15/12) kemarin. Hal tersebut seperti disampaikan Didik Alih Wibowo, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Pacitan, Senin (17/12).

Menurut Didik, suatu daerah dikatakan dalam kondisi darurat bencana ketika sendi-sendi kehidupan lumpuh. Serta banyak layanan publik yang tidak berfungsi. Sedangkan kejadian bencana alam di Pacitan pada tanggal 15 Desember kemarin, hanya bersifat sporadis.

"Hanya spot-spot tertentu yang terkena dampak bencana. Sehingga akses pelayanan publik masih bisa berjalan. Dengan begitu, belum bisa dikatakan sebagai darurat bencana," jelasnya.

Meski begitu, Didik mengimbau masyarakat tetap waspada. Mengingat hampir 70-80 persen, penduduk di Pacitan bermukim di kawasan lereng dan perbukitan yang mana cukup berpotensi terdampak musibah tanah longsor.

"Menurut assessment dari tim TRC BPBD dengan melibatkan unsur terkait, musibah bencana yang terjadi pada tanggal 15 Desember kemarin berdampak kerusakan ringan, sedang, dan sebagian kecil rusak berat terhadap permukiman penduduk serta beberapa fasilitas lainnya. Seperti sekolah, tanggul maupun talud pengaman," urainya.

Sementara itu musibah bencana tanah longsor yang terjadi pada Sabtu (15/12) kemarin, mengakibatkan 21 rumah penduduk terdampak. Jumlah terbesar ada di Desa Wonosidi, Kecamatan Tulakan, yaitu 15 rumah penduduk rusak akibat tanah longsor. "Saat ini Tim TRC terus melakukan dropping bantuan kedaruratan berupa sembako dan obat-obatan bagi warga terdampak bencana," tandasnya. (yun/dur)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...