Senin, 18 Februari 2019 22:32

Semen Indonesia Realisasikan Program Pemberdayaan Masyarakat dengan CSR

Kamis, 29 November 2018 18:35 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Semen Indonesia Realisasikan Program Pemberdayaan Masyarakat dengan CSR
Senior CSR Officer Semen Indonesia, Setiawan Prasetyo merealisasikan usulan program usulan Desa Sembungrejo Kec. Merakurak, Tuban.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. berkomitmen menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada desa-desa di wilayah pengembangan perusahaan.

Di Kabupaten Tuban, perusahaan telah melakukan program pengembangan masyarakat untuk 26 desa dan 3 kecamatan dengan nilai total Rp 7,25 miliar.

Program pemberdayaan yang dilakukan oleh perusahaan merupakan hasil masukan dari masyarakat. Pada tahap awal, masing-masing desa dan kecamatan menyusun proposal program melalui musyawarah dan Focus Group Discussion (FGD).

Dari ajuan proposal tersebut, tim yang terdiri dari perwakilan perusahaan, desa, kecamatan, dan kabupaten melakukan verifikasi final untuk menentukan program yang akan direalisasikan. Dan, pemilihan program diprioritaskan pada proposal yang bersifat pemberdayaan.

Menurut Pgs. Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan Semen Indonesia Sigit Wahono, pelaksanaan CSR perusahaan lebih diprioritaskan pada program pemberdayaan masyarakat, dimana hal ini selaras dengan program Pemerintah Kabupaten Tuban, yaitu pengentasan kemiskinan.

Oleh karena itu, usulan program diharapkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat agar tepat sasaran dan dapat mendukung program pemerintah daerah tersebut.

"Pada tahun 2018 ini, perusahaan menerima ajuan sebanyak 204 proposal. Namun, proposal yang memenuhi verifikasi hanya sebanyak 190 proposal, yang terdiri dari 114 kategori pemberdayaan masyarakat dan 76 kategori pembangunan sarana dan prasarana,” jelasnya.

Lebih lanjut Sigit mengatakan bahwa perusahaan melakukan pendampingan sejak penyusunan proposal sampai dengan saat pelaksanaan program.

Hal ini dilakukan dengan harapan agar implementasi program di masing-masing desa dapat sesuai dengan rencana yang sudah disepakati dari hasil musyawarah dan FGD oleh Forum Masyarakat Kokoh (FMK) di desa.

"Setelah selesai kegiatan, perusahaan juga akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap program yang telah dilaksanakan. FMK sebagai pelaksana program dapat memberikan laporan yang obyektif dan akuntabel, sehingga dapat menjadi referensi untuk program selanjutnya,’’ pungkasnya. (hud/ian)

Tim PSC Dinkes Pacitan Siaga 24 Jam, Apa Saja Tugasnya?
Jumat, 01 Februari 2019 06:27 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mempunyai tim public safety center (PSC) yang siaga 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apa saja tugas tim ini? Simak video berikut.
Rabu, 06 Februari 2019 13:59 WIB
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Menambah jumlah destinasi wisata buatan, sebuah desa di Jombang mengembangkan destinasi wisata tanaman. Di areal wisata ini, pengelola menyuguhkan ratusan aneka tanaman bunga yang menarik dan indah. Selain keindahan wisata...
Suparto Wijoyo
Rabu, 13 Februari 2019 10:28 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU, 13 Februari 2019 ini, Bude Khofifah Indar Parawansa dan Mas Emil E. Dardak dilantik di Istana Negara sebagai Gubernur-Wakil Gubernur periode 2019-2024. Ucapan selamat dan senyum mengembang diragam kesempatan beliau yang me...
Sabtu, 16 Februari 2019 11:20 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 24وَاخْفِضْلَهُمَاجَنَاحَالذُّلِّمِنَالرَّحْمَةِوَقُلْرَّبِّارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيٰنِيْصَغِيْرًاۗWaikhfidh...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...