Selasa, 20 Oktober 2020 19:12

Terkait Dampak Tol Paspro, Bupati Pasuruan: Asal Sopan Beraspirasi, Saya Dukung Warga Rejoso

Jumat, 02 November 2018 17:55 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Ahmad Fuad
Terkait Dampak Tol Paspro, Bupati Pasuruan: Asal Sopan Beraspirasi, Saya Dukung Warga Rejoso
Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Pasuruan HM. Irsyad Yusuf siap mendukung aspirasi warga Rejoso yang resah sebagai akibat adanya pembangunan proyek Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro). Gus Irsyad, sapaan akrab bupati - bahkan siap melaporkan keluhan warga Rejoso kepada Pemerintah pusat.

"Ya, kami mendukung aspirasi warga Sadengrejo, Rejoso, karena alasannya memang rasionalis, dan kami siap melaporkan persoalan itu kepada pemerintah pusat," kata Gus Irsyad kepada BANGSAONLINE.com usai sidang paripurna di Kantor DPRD Kabupaten Pasuruan.

Sepengetahuan Gus Irsyad, memang di sana banyak keluhan yang membikin warga resah. Misalnya jalan kampung rusak, debu bertebaran, rumah warga rusak, sungai tertutup dan lainnya. Jadi, menurutnya, wajar jika warga marah.

Cuma harapan Bupati Pasuruan kepada warga khususnya warga sadengrejo untuk bersikap santun dalam beraspirasi. "Mari kita belajar menyampaikan aspirasi yang baik, dengan kata-kata sopan, tidak menjelekkan sana-sini, kami pasti mendukung," tuturnya.

Sementara Korlap Aksi Warga yang tergabung di komunitas Gebrak (Gerakan Bersama Rakyat), Hudan Dardiri menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Pasuruan atas nama perwakilan warga Rejoso yang merasa kurang berkenan didengarkan oleh bupati.

"Ya kami selaku Korlap dan juga atas nama perwakilan warga, mohon maaf kepada bapak Bupati, jika ada kata-kata kami yang kurang berkenan " tandas Cak Hudan kepada BANGSAONLINE.com melalui teleponya.

(Aksi demo warga Sadengrejo, Rejoso Kabupaten Pasuruan yqang memprotes dampak pembangunan jalan tol Paspro)

Dia mengakui bahwa saat menyampaikan aspirasi di depan Gerbang Kantor Pemkab memang sempat tidak enak didengar. Dia beralasan bahwa warga kecewa karena saat menyampaikan aspirasinya tidak ditemui siapa-siapa. 

"Coba bayangkan cak ya, wong kami dari warga Kecil panas-panas menyampaikan aspirasi, gak ada satupun orang menemui. Eh bilang kek, Bupati tidak ada di tempat, gitu kan enak kami langsung geser. Masak gak ada perwakilan yang menyampaikan di situ, kan di sana ada staf, asisten, atau pembantu lainya," papar Hudan.

"Tapi gak papa, sekali lagi kami atas nama warga, mohon maaf dan terima kasih atas dukungannya," pungkasnya. (afa/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 19 Oktober 2020 22:35 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri ternyata memiliki air terjun yang luar biasa indahnya. Namanya Air Terjun Ngleyangan. Sayangnya, untuk mencapai air terjun yang konon pernah dijadikan tempat bertapa Raja Kediri itu, sangat sulit ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Senin, 28 September 2020 22:43 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*32. waidhrib lahum matsalan rajulayni ja’alnaa li-ahadihimaa jannatayni min a’naabin wahafafnaahumaa binakhlin waja’alnaa baynahumaa zar’aanDan berikanlah (Muhammad) kepada mereka sebuah perumpamaan, dua...
Sabtu, 17 Oktober 2020 14:42 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...