Rabu, 21 Agustus 2019 06:36

Terkait Dampak Tol Paspro, Bupati Pasuruan: Asal Sopan Beraspirasi, Saya Dukung Warga Rejoso

Jumat, 02 November 2018 17:55 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Ahmad Fuad
Terkait Dampak Tol Paspro, Bupati Pasuruan: Asal Sopan Beraspirasi, Saya Dukung Warga Rejoso
Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Pasuruan HM. Irsyad Yusuf siap mendukung aspirasi warga Rejoso yang resah sebagai akibat adanya pembangunan proyek Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro). Gus Irsyad, sapaan akrab bupati - bahkan siap melaporkan keluhan warga Rejoso kepada Pemerintah pusat.

"Ya, kami mendukung aspirasi warga Sadengrejo, Rejoso, karena alasannya memang rasionalis, dan kami siap melaporkan persoalan itu kepada pemerintah pusat," kata Gus Irsyad kepada BANGSAONLINE.com usai sidang paripurna di Kantor DPRD Kabupaten Pasuruan.

Sepengetahuan Gus Irsyad, memang di sana banyak keluhan yang membikin warga resah. Misalnya jalan kampung rusak, debu bertebaran, rumah warga rusak, sungai tertutup dan lainnya. Jadi, menurutnya, wajar jika warga marah.

Cuma harapan Bupati Pasuruan kepada warga khususnya warga sadengrejo untuk bersikap santun dalam beraspirasi. "Mari kita belajar menyampaikan aspirasi yang baik, dengan kata-kata sopan, tidak menjelekkan sana-sini, kami pasti mendukung," tuturnya.

Sementara Korlap Aksi Warga yang tergabung di komunitas Gebrak (Gerakan Bersama Rakyat), Hudan Dardiri menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Pasuruan atas nama perwakilan warga Rejoso yang merasa kurang berkenan didengarkan oleh bupati.

"Ya kami selaku Korlap dan juga atas nama perwakilan warga, mohon maaf kepada bapak Bupati, jika ada kata-kata kami yang kurang berkenan " tandas Cak Hudan kepada BANGSAONLINE.com melalui teleponya.

(Aksi demo warga Sadengrejo, Rejoso Kabupaten Pasuruan yqang memprotes dampak pembangunan jalan tol Paspro)

Dia mengakui bahwa saat menyampaikan aspirasi di depan Gerbang Kantor Pemkab memang sempat tidak enak didengar. Dia beralasan bahwa warga kecewa karena saat menyampaikan aspirasinya tidak ditemui siapa-siapa. 

"Coba bayangkan cak ya, wong kami dari warga Kecil panas-panas menyampaikan aspirasi, gak ada satupun orang menemui. Eh bilang kek, Bupati tidak ada di tempat, gitu kan enak kami langsung geser. Masak gak ada perwakilan yang menyampaikan di situ, kan di sana ada staf, asisten, atau pembantu lainya," papar Hudan.

"Tapi gak papa, sekali lagi kami atas nama warga, mohon maaf dan terima kasih atas dukungannya," pungkasnya. (afa/dur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...