Sabtu, 15 Desember 2018 03:34

Kirab Satu Negeri Banser dan GP Ansor, Kasatkornas Banser: Yang Waras Tak Boleh Ngalah!

Selasa, 09 Oktober 2018 18:24 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Kirab Satu Negeri Banser dan GP Ansor, Kasatkornas Banser: Yang Waras Tak Boleh Ngalah!

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Banser dan GP Ansor mengajak masyarakat memperkokoh konsensus kebangsaan di tengah berbagai kemelut dan ancaman yang dihadapi Indonesia saat ini. Adapun konsesus yang dimaksud yakni Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, UUD 1945.

Hal ini ditegaskan Kepala Satuan Koordinasi Nasional Banser, Alfa Isnaeni saat mendampingi rombongan kirab satu negeri Banser dan GP Ansor yang tiba di Makam Bung Karno, Kota Blitar, Selasa (9/10/2018).

Menurut dia, saat ini bangsa Indonesia tengah dihadapkan dengan berbagai persoalan yang mencoba mereduksi nilai-nilai kebangsaan. Atas realitas inilah kemudian GP Ansor dan Banser meneguhkan sikap untuk berkeliling Indonesia melalui kirab satu negeri demi membangkitkan kembali nilai-nilai kebangsaan.

"Orang-orang yang cinta NKRI, nasionalis, pancasilais tidak boleh diam di tengah-tengah ancaman dari kelompok yang memaksakan kepentingannya sendiri dan membahayakan keutuhan bangsa. Nasionalis itu waras, pancasilais itu waras, yang waras tidak boleh ngalah," tegas Alfa Isnaeni usai memanjatkan doa di pusara Bung Karno.

Alfa Isnaeni menambahkan, kirab merah putih ini bertemakan “Bela Agama Bangsa Negeri”. Dengan tema tersebut, pria asal Tulungagung ini mengajak masyarakat untuk semakin memahami dan menghargai kemajemukan dan keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia. Baik dari segi suku, adat, agama, dan bahasa yang dibingkai menjadi satu dalam NKRI.

"Kebhinekaan itu realitas, NKRI sudah final untuk itu ayo kita teguhkan sikap kebangsaan kita," imbuhnya.

Tim Kirab Satu Negeri yang membawa Bendera Merah Putih ini berkeliling seluruh wilayah Indonesia serentak bertolak dari lima titik terluar. Lima titik pemberangkatan tersebut adalah Sabang (Aceh), Nunukan (Kalimantan Utara), Miangas (Sulawesi Utara), Rote (NTT) dan Merauke (Papua).

Perjalanan kirab satu negeri ini dimulai sejak 16 September dan berakhir pada 26 Oktober. Puncak kirab satu negeri ini direncanakan berakhir di Kota Yogyakarta. Pada puncaknya di Yogyakarta, rencananya digelar Apel Kebangsaan yang melibatkan sekitar 100.000 anggota Banser dan dihadiri Presiden RI Joko Widodo. (ina/rev)

Rabu, 12 Desember 2018 12:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*BANJIR menerjang lalu menggenangi jalanan di Malang, kawasan Lowokwaru maupun Jl. Ahmad Yani dengan sengsara kemacetan sampai di Jalan Soekarno Hatta dan Soenandar Priyosoedarmo. Begitulah yang ramai diberitakan banyak media dan ...
Senin, 03 Desember 2018 14:30 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  Waja’alnaa allayla waalnnahaara aayatayni famahawnaa aayata allayli waja’alnaa aayata alnnahaari mubshiratan litabtaghuu fadhlan min rabbikum walita’lamuu ‘adada alssiniina waalhisaaba wak...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...