Rabu, 21 November 2018 09:55

Semen Indonesia Raih Penghargaan Subroto dari Kementerian ESDM

Sabtu, 29 September 2018 10:20 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Semen Indonesia Raih Penghargaan Subroto dari Kementerian ESDM
Direktur Utama Semen Indonesia, Hendi Prio Santoso (kanan) saat menerima penghargaan. foto: istimewa

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Pabrik Tuban berhasil meraih penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi kategori Manajemen Energi pada Industri dan Bangunan Gedung sub kategori inovasi khusus (special submission) dari Kementerian ESDM. Penghargaan diserahkan Menteri ESDM Ignasius Jonan didampingi Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar kepada Direktur Utama Semen Indonesia, Hendi Prio Santoso di XXI BallroomDjakarta Theater, Jumat (28/9).

Penghargaan Subroto merupakan bentuk apresiasi dari Kementerian ESDM kepada para stakeholders serta mempromosikan keberhasilan penerapan efisiensi dan konservasi energi yang dimulai sejak tahun 2012.

Direktur Utama Semen Indonesia, Hendi Prio Santoso mengatakan, keberhasilan Semen Indonesia meraih penghargaan Subroto merupakan bukti nyata perusahaan yang telah melakukan berbagai inovasi di bidang konservasi dan efisiensi energi khususnya di Pabrik Tuban.

Dia memaparkan,inovasi bidang konservasi dan efisiensi energi yang telah dilakukan perusahaan di antaranya, pemanfaatan biomass dan limbah B3 sebagai bahan bakar alternatif untuk pengganti bahan bakar fosil, Pengoperasian WHRPG (Waste Heat Recovery Power Generation) sebagai pembangkit listrik yang berasal dari panas gas buang sebesar 30 MW, pemakaian batubara rendah kalori (dibawah 4000 kkal) sebagai bahan bakar dan pembangunan Central Coal Storage untuk mengintegrasikan kualitas batubara, modifikasi cyclone SP untuk optimasi pembakaran dan modifikasi peralatan lainnya yang hemat energi dan peningkatan produksi Blended Cement melalui material ke-3 untuk mengurangi pemakaian clinker.

"Perseroan juga telah melaksanakan Sistem Manajemen Energi sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM No. 14 tahun 2012, tentang Manajemen EnergiSejak tahun 2015, Perseroan telah memiliki Struktur Organisasi Tim Manajemen Energi yang bertugas untuk melaksanakan program konservasi dan efisiensi energi," terangnya.

Dari hasil implementasi berbagai program tersebut pada tahun 2017 Semen Indonesia berhasil menurunkan intensitas pemakaian energi panas sebesar 18,8 persen (baseline tahun 2014) dan menurunkan intensitas pemakaian energi listrik sebesar 6,0 persen (baseline tahun 2014). Implementasi program efisiensi energi juga berdampak langsung pada penurunan emisi gas CO2. Emisi gas CO2 yang bisa diturunkan hingga tahun 2017 sebesar 9,14 persen (baseline tahun 2014).

"Keberhasilan meraih penghargaan ini merupakan momentum yang tepat bagi perusahaanuntuk lebih berperan aktif dalam menciptakan inovasi diberbagai bidang sehingga Perseroan selalu menjadi perusahaan yang unggul dan memiliki daya saing yang tinggi," pungkasnya. (hud/ns)

Rabu, 14 November 2018 00:10 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SUASANA khusuk menyelimuti Jumat malam 9 November 2018 di lorong-lorong kampung, di ruas-ruas musholla, di beranda-beranda langgar, di ruang-ruang masjid, surau ataupun gardu desa. Rakyat membaca doa dengan selingan renungan tent...
Senin, 19 November 2018 11:17 WIB
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Waja’alnaa allayla waalnnahaara aayatayni famahawnaa aayata allayli waja’alnaa aayata alnnahaari mubshiratan litabtaghuu fadhlan min rabbikum walita’lamuu ‘adada alssiniina waalhisaaba...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Selasa, 06 November 2018 22:28 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Dua tahun terakhir Kabupaten Madiun mendapatkan penghargaan Anugerah Wisata Tingkat Provinsi Jawa Timur. Pertama anugerah wisata buatan terbaik provinsi diraih Taman Wisata Madiun Umbul Square tahun 2017, menyusul kemudian ...