Sabtu, 18 Januari 2020 18:20

Dinyatakan Bukan Kategori Kampanye, Bolehkah Atribut #2019GantiPresiden Dipakai ASN atau TNI/Polri?

Sabtu, 08 September 2018 23:33 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Dinyatakan Bukan Kategori Kampanye, Bolehkah Atribut #2019GantiPresiden Dipakai ASN atau TNI/Polri?
Damhudi, Ketua KPU Pacitan.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Atribut #2019GantiPresiden berupa kaos maupun topi banyak beredar setelah deklarasi gerakan tersebut bermunculan di sejumlah daerah. Bawaslu RI maupun KPU RI sudah menyatakan kalau gerakan tersebut tidak masuk kategori kampanye.

Namun, bolehkah ASN atau anggota TNI/Polri mengenakan kaos, topi, atau atribut apapun yang bertuliskan #2019GantiPresiden?

Ketua KPU Kabupaten Pacitan, Damhudi, menjawab hal tersebut. Menurutnya, meski gerakan #2019GantiPresiden dinyatakan bukan kategori kampanye, namun tagar tersebut masuk gerakan politik.

"Slogan tersebut tidak masuk kategori kampanye. Sebab, tidak mencantumkan nama pasangan calon, tidak mencantumkan visi-misi atau program serta nomor urut calon. Kendati begitu, kami menilai itu sudah menyerempet politik," ujarnya, Sabtu (8/9).

Karena itu, dia mengimbau kepada pihak-pihak yang secara aturan harus menjaga netralitasnya untuk mengedepankan etika seandainya memakai kaos, topi, atau bentuk lainnya yang bertuliskan tagar tersebut. 

"Kampanye itu ada ketentuannya. Yang boleh melakukan kampanye tentu hanya peserta pemilu. Yaitu parpol, calon presiden dan wakilnya, atau calon perseorangan. Di luar itu memang tidak masuk kategori kampanye," ujarnya. Damhudi menegaskan, pihaknya akan mengikuti keputusan dari KPU RI terkait gerakan #2019GantiPresiden.

Di lain pihak, Kepala Bakesbangpol Pacitan, Suharyanto, menyatakan masih akan melakukan koordinasi dengan lintas sektor, baik dengan KPU, Bawaslu, serta Forkompinda, menyikapi beredarnya atribut bertuliskan #2019GantiPresiden. Dia belum bisa memberikan pernyataan apapun, seandainya kaos atau topi bertuliskan #2019GantiPresiden itu sampai dipakai oknum ASN atau anggota TNI/Polri.

"Kami akan koordinasikan persoalan tersebut dengan KPU, Bawaslu, dan Forkopimda. Meski sebagaimana pernyataan KPU RI ataupun Bawaslu RI, kalau slogan tersebut tidak masuk kategori kampanye," terangnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Pacitan Berty Stevanus belum bisa dikonfirmasi terkait persoalan tersebut. (yun/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 01 Januari 2020 19:47 WIB
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Wisata Edukasi Kampung Coklat di Kabupaten Blitar baru-baru ini telah menghadirkan spot instagramable bagi para pengunjung.Lokasi wisata yang terletak di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar tersebut ...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Sabtu, 18 Januari 2020 12:20 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*79. Wamina allayli fatahajjad bihi naafilatan laka ‘asaa an yab’atsaka rabbuka maqaaman mahmuudaanDan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan...
Kamis, 16 Januari 2020 12:56 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...