Jumat, 20 Juli 2018 21:50

Ingat, 5-9 Desember Debindo Gelar Batik Fashion Fair 2018

Rabu, 11 Juli 2018 23:32 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Zahrotul Maidah
Ingat, 5-9 Desember Debindo Gelar Batik Fashion Fair 2018
Direktur Utama PT Debindo Mitra Tama, Dadan Kushendarman (tengah) foto bersama para pendukung Batik Fashion Fair 2018.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - PT Debindo Mitra Tama kembali menggelar Batik Fashion Fair 2018 pada tanggal 5-9 Desember 2018 mendatang.

Bertempat di Grand City Surabaya, Batik Fashion Fair tersebut akan diikuti kurang lebih 230 booth yang semuanya akan menampilkan ciri khas batik dari daerah masing-masing.

Direktur Utama PT Debindo Mitra Tama, Dadan Kushendarman mengatakan, dalam pameran akan ada gubrakan yakni menampilkan gaun batik terpanjang. "Rencananya akan masuk rekor muri," ungkapnya, belum lama ini.

Selain itu, akan mengundang negara tetangga (ASEAN) dan juga melombakan desainer anak muda. "Kami juga memberikan edukasi kepada generasi milenial supaya batik tidak dianggap kolot atau kuno, ternyata batik itu bisa dipakai generasi milenial," kata dia.

Bahkan, kata Dadan, pada jam tertentu akan ada sale dan undian berhadiah setiap pembelian Rp 500 ribu. "Harga batik tersebut beragam mulai Rp 75 ribu hingga puluhan juta, " jelasnya.

Adapun produk yang ditampilkan yakni batik, bordir, tenun, songket, kain tradisional, busana daerah, sulaman, sasirangan, perhiasan, aksesoris, rajutan dan produk penunjang lainnya.

Ketika ditanya target transaksi, pihaknya mengatakan, tahun lalu sebesar Rp 4,54 miliar, kami optimis tahun ini akan naik kurang lebih Rp 5 miliar. 

"Sebenarnya efek dari pameran ini juga banyak manfaatnya, sebagai contoh, ketika pengusaha tersebut mendapat order atau melakukan transaksi usai pameran. Kan waktu pameran masih melihat-lihat, mereka (buyer,red) kemudian menyimpan kartu namanya dan ingin bertransaksi saat hari terakhir pameran atau pameran sudah selesai," kata dia.

Sementara tujuan strategis dari penyelenggaraan Batik Fashion Fair 2018 ini kata Dadan yakni menciptakan ajang promosi berskala nasional bagi produk unggulan batik, bordir dan aksesoris pendukung, meningkatkan peluang pasar domestic dan mengembangkan potensi pasar internasional.

"Mengembangkan desain-desain terbaru dan memberi pengetahuan atau edukasi tentang industri batik, serta meningkatkan kecintaan pemakaian produk dalam negeri," jelasnya.

Sebagai infromasi, pameran Batik Fashion Fair 2018 yang diselenggarakan PT. Debindo Mitra Tama bekerjasama dengan Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia Jawa Timur (Asperapi), Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur (Kadin) dan Asosiasi Perajin Batik Jawa Timur (APBJ).

Juga Perkumpulan Pengusaha Bordir Jawa Timur ( Persadir ), Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia Jawa Timur (APPMI), Perajin Perhiasan, Aksesoris dan Batu Mulia Jawa Timur (Peraba) serta Perkumpulan Pengusaha Busana Jawa Timur (Persana). (mid/ian)

Oleh: Suparto Wijoyo*
Rabu, 18 Juli 2018 16:49 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo* KABAR pating semliwer memenuhi angkasa dan terhelat dalam belantara bumi nusantara. Para petinggi dan penglamun kekuasaan sedang merancang skenario untuk dapat bertahan, tidak hendak beringsut, tak rela bergeser, apalagi l...
Selasa, 03 Juli 2018 04:36 WIB
Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Fa-idzaa jaa-a wa’du uulaahumaa ba’atsnaa ‘alaykum ‘ibaadan lanaa ulii ba'sin syadiidin fajaasuu khilaala alddiyaari wakaana wa’dan maf’uulaan (5).Teks ayat kaji ini jelas sekali, beta...
Jumat, 20 Juli 2018 09:30 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Senin, 16 Juli 2018 20:00 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Obyek wisata Pantai Kelapa yang berada di Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban terus berbenah. Beberapa fasilitas penunjang di kawasan obyek wisata pantai tersebut dirombak dan ditambah guna meningkatkan day...