Selasa, 15 Oktober 2019 09:35

Khofifah-Emil Menang di Lamongan, Rekapitulasi KPU Diwarnai Penolakan

Kamis, 05 Juli 2018 21:29 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Khofifah-Emil Menang di Lamongan, Rekapitulasi KPU Diwarnai Penolakan

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lamongan menggelar pleno terbuka Rekapitulasi Pemilihan Umum Gubernur Jawa Timur 2018, Kamis (5/7). Pleno rekapitulasi yang digelar di halaman kantor KPU tersebut sempat diwarnai dengan aksi penolakan.

Aksi penolakan tersebut dilalukan oleh saksi paslon nomer urut dua Saifullah Yusuf-Puti Guntur. Mereka menilai ada permasalahan di TPS yang ada di Kecamatan Deket.

"Kami dari paslon dua mengikuti dari awal sampai akhir rekapitulasi di tingkat kabupaten ini. Ada satu kecamatan yang kami anggap masih belum selesai, bahwa ada beberapa TPS di Desa Dlanggu 2 TPS, kemudian Lukerejo 1 TPS," kata Khoirul Huda, saksi paslon nomor dua usai pleno kepada wartawan.

Dijelaskannya, di TPS tersebut saksi paslon nomor dua tidak diberikan form C1. "Jadi kami anggap hasil rekapitulasi yang diakukan oleh KPU dari tim paslon 1 masih meragukan. Karena itu, sampai saat ini kami juga belum tanda tangan," terang Khoirul.

Khoirul Huda mengaku setalah ini akan ada upaya bersama tim pemenanganya. "Setelah ini bersama tim pemenangan, baik partai koalisi maupun stakeholder yang ada di tim, kami akan mengumpukan bukti-bukti yang kami temukan dan nantinya akan menjadi bukti pendukung, bahwa apa yang kami lakukan hari ini, yaitu menolak hasil rekapitulasi ini adalah sesuatu yang benar," tegasnya.

Sementara, Ketua KPU Imam Ghozali menegaskan bahwa hasil rekapitulasi sudah final. Hasilnya, paslon nomor 1 memperoleh 346.260 suara, sedangkan paslon nomor 2 meraih jumlah suara 281.176.

Ditambahkan Ghozali, untuk jumlah surat suara sah sebanyak 627,436 dan yang tidak sah 18.847, sehingga total seluruhnya 646.283.

Terkait adanya penolakan tanda tangan dari salah satu paslon, Ghozali memastikan sudah terselesaikan. "Sudah kita jelaskan oleh ketua PPK, intinya bahwa saksi paslon dua meminta agar saksi di tingkat kecamatan itu dihadirkan. Kemudian tadi sudah dihubungi sudah disampaikan oleh ketua PPK, yang bersangkutan pula menyampaikan bahwa intinya tidak ada persoalan, tapi tidak bisa hadir," tambahnya.

"Intinya dalam proses rekapitulasi itu saksi itu tanda tangan maupun tidak tanda tangan itu pelaksanaan pleno tetap berjalan. Sudah tidak ada masalah, hari ini juga kita bawa ke KPU Provinsi, kemudian hari Sabtu dilakukan rekapitulasi di tingkat Provinsi," pungkas Ghozali. (qom/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...