Jumat, 20 Juli 2018 21:45

Tafsir Al-Isra 5: Hamba-hamba Allah Pemusnah Israel

Selasa, 03 Juli 2018 04:36 WIB
Editor: Redaksi
Wartawan: -
Tafsir Al-Isra 5: Hamba-hamba Allah Pemusnah Israel
Ilustrasi

Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   

Fa-idzaa jaa-a wa’du uulaahumaa ba’atsnaa ‘alaykum ‘ibaadan lanaa ulii ba'sin syadiidin fajaasuu khilaala alddiyaari wakaana wa’dan maf’uulaan (5).

Teks ayat kaji ini jelas sekali, betapa Allah SWT tidak akan membiarkan kebrutalan bangsa Israel terus terjadi di muka bumi ini. "..ba’atsnaa ‘alaykum ‘ibaadan lanaa..". Allah SWT akan mengutus hamba-hamba-Nya yang punya kemampuan hebat, yang mampu menghancurkan mereka "ulii ba'sin syadiidin".

Tidak hanya menghabisi musuh di hadapannya, hamba-hamba hebat itu juga men-sweeping hingga ke lorong-lorong sempit, ke gang gang kecil di celah-celah perumahan mereka, "..fajaasuu khilaala alddiyaari". Ini keputusan Allah SWT dan pasti terlaksana. "wakaana wa’dan maf’uulaan".

Tafsir klasik meriwayatkan peristiwa sejarah terkait dengan hamba-hamba pemusnah "ulii ba'sin syadiidin" yang benar-benar membunhi dan menghabisi bangsa Israel yang brutal dan jahat. Persis seperti yang diungkap al-Qur'an, mereka juga men-sweeping hingga ke gang-gang sempit.

Tersebutlah bangsa Ababil dengan penguasa bernama Bukhtanashar, sangat durhaka dan bengis terhadap umat islam, bahkan tidak segan-segan membunuh. Irmiya, orang shalih dan juru dakwah setempat disiksa dan dipenjarakan. Lalu Allah SWT mengutus Jalut yang mempunyai kekuatan militer sangat hebat dan mampu menghentikan kekejaman Bukhtanashar. Ini versi Ibn Abbas, meski versi lain tidak demikian.

Jalut ini juga akhirnya diktator dan biadab, lalu Allah mengutus Dawud dan Dawud berhasil menumbangkan Jalut. Rantai sejarah yang menunjuk setiap kali ada bangsa jahat, pasti saja ada bangsa penyelamat ini adalah sunnatullah, karena Tuhan tidak membiarkan dunia terus-menerus dalam kerusakan.

Pemimpin jahat menumbangkan dan ditumbangkan masa lampau ini antara lain, Bukhtanashar, Jalut, dan Sanharib. Tokoh penyelamat umat manusia saat itu antara lain : Dawud dan Shadiqah, sang penumpas rezin Sanharib. Sedangkan orang-orang shalih yang mereka jahati hingga mereka bunuh antara lain: nabi Zakariya A.S., nabi Yahya A.S. anak Zakariya A.S., nabi Sya'ya dan Irmiya'. Begitu versi Ibn Mas'ud (al-Qurthuby:X/215).

Persoalannya kini adalah bangsa Israel yang sangat kejam terhadap bangsa Palestina. Mereka didukung oleh negara kroni seperti Amerika Serikat, Inggris, dan lain-lain. Apakah Israel ini juga bangsa seperti yang disebut dalam ayat kaji?

Jika demikian, akankah ada suatu bangsa utusan Tuhan yang mempunyai kemammpuan hebat "ulii ba'sin syadiidin" yang mengentikan kekejaman mereka? Jawabannya pasti akan ada. Hanya saja, kapan itu menjadi kenyataan. Sebagai orang beriman mesti menyerahkan semuanya kepada Dzat Yang Mahakuasa. 

Sumber: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Suparto Wijoyo*
Rabu, 18 Juli 2018 16:49 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo* KABAR pating semliwer memenuhi angkasa dan terhelat dalam belantara bumi nusantara. Para petinggi dan penglamun kekuasaan sedang merancang skenario untuk dapat bertahan, tidak hendak beringsut, tak rela bergeser, apalagi l...
Selasa, 03 Juli 2018 04:36 WIB
Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Fa-idzaa jaa-a wa’du uulaahumaa ba’atsnaa ‘alaykum ‘ibaadan lanaa ulii ba'sin syadiidin fajaasuu khilaala alddiyaari wakaana wa’dan maf’uulaan (5).Teks ayat kaji ini jelas sekali, beta...
Jumat, 20 Juli 2018 09:30 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Senin, 16 Juli 2018 20:00 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Obyek wisata Pantai Kelapa yang berada di Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban terus berbenah. Beberapa fasilitas penunjang di kawasan obyek wisata pantai tersebut dirombak dan ditambah guna meningkatkan day...