Senin, 14 Oktober 2019 18:59

Tekan Harga Jelang Idul Fitri, TPID Kota Kediri Jual Beras Murah

Senin, 04 Juni 2018 18:32 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Arif Kurniawan
Tekan Harga Jelang Idul Fitri, TPID Kota Kediri Jual Beras Murah
Pjs. Wali Kota Dr. Ir. Jumadi ditemani Kepala BI Perwakilan Kediri saat terjun langsung melayani masyarakat yang membeli beras dalam operasi pasar murni di Kelurahan Ngadirejo. foto: ARIF K/ BANGSAONLINE

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Jika pada Ramdhan sebelumnya selalu terjadi gejolak harga pada kebutuhan pokok, tahun ini di Kota Kediri justru mengalami deflasi. Ini terjadi karena salah satunya berkat dari Operasi Pasar Murni (OPM) yang di gelar Pemkot Kediri melalui Dinas Perdaganan dan Industri (Diperdagin) sepanjang bulan ramadhan.

Pj Wali Kota dr ir Jumadi saat mengunjungi lokasi OPM di Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kota Kediri mengatakan saat ini Kota Kediri adalah kota yang tingkat inflasinya paling bagus di tingkat nasional, “Untuk menjaga itu salah satunya adalah operasi pasar murni,” terangnya, Senin (4/5).

Jumadi mengatakan bahwa Pemerintah Kota menargetkan dengan digelarnya operasi pasar sepanjang bulan Ramadhan ini, masyarakat bisa nyaman dalam menikmati hari lebaran tanpa terganggu dengan persoalan harga barang pokok dan ketersediaan kebutuhan.

“Memastikan bahwa harga barang pokok terjangkau dan dalam batas pengendali yang kita tetapkan, bahkan saat ini deflasi, itu yang kita harapkan menghadapi hari raya idul fitri ini masyarakat nyaman, bahan pokok cukup dengan harga yang baik,” harapnya.

Sementara Kepala Disperdagin Yetty Sisworini, SE. MM, menjelaskan, operasi pasar murah yang digelar mulai tanggal 15 Mei sampai 7 Juni merupakan gelaran untuk menekan kenaikan harga komoditi sembako.

“Dalam operasi pasar murni, yang kita jual di antaranya BGMT (Beras, Gula, Minyak, dan Telur), menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 H,“ jelasnya.

Selain itu, harga BGMT juga jauh dari harga yang ada di pasaran. Beras dihargai Rp 46 ribu per kantong plastik dengan berat 5 kg per kantongnya. Gula per kilonya dengan harga Rp 9.500, Minyak goreng dengan kemasan botol 900 ml dengan harga Rp. 9000, dan telur per kilonya dihargai Rp 21 ribu per kilonya.

“Warga masyarakat Kota Kediri yang membeli diberi batasan, per orangnya hanya boleh membeli untuk beras satu kantong plastik 5 kg, gula pasir 2 kilogram, minyak satu, dan telur satu kilogram,“ tuturnya

OPM akan berlangsung selama 16 hari mulai Selasa (15/5) sampai Kamis (7/6) pukul 09.00 WIB di 3 kelurahan setiap harinya. (rif/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...