BONDOWOSO, BANGSAONLINE.com - Cawagub Jatim Emil Elestianto Dardak diterima secara khusus saat ia berkunjung ke pondok pesantren Al-Ishlah Grujukan Bondowoso, Sabtu (2/6/2018) malam.
Dalam kunjungannya, Emil Dardak sempat memberikan sambutan dilanjutkan berbuka bersama dengan ribuan santri dan kiai-kiai kampung se-Kabupaten Bondowoso.
BACA JUGA:
- Muskerwil PWNU Jatim Digelar di Tuban, Emil Dardak Ajak NU Bersinergi Bangun Daerah
- Polemik Survei di Tuban, Wagub Jatim Minta Sinkronisasi Data Kemiskinan BPS dan Pemkab
- Baguss Gelar Santunan Anak Yatim Syukuran Setahun Khofifah-Emil
- Jatim-Inggris Bahas LRT Surabaya dan Penguatan Kampus Kelas Dunia di KEK Singosari
Setelah berbuka puasa bersama, Emil Dardak langsung diajak oleh Pengasuh Ponpes Al-Ishlah KH. M. Ma'shum untuk menuju ke kediamannya.
Ulama pejuang ini dikenal sebagai sosok yang tak kenal lelah terutama dalam membimbing, berdakwah dan ngaji bateng dengan para santri dan warga seitar pondok. Meski kadang dalam kondisi fisiknya yang kurang sehat.
Prinsip hidup yang baik ini juga dinasehatkan kiai kharismatik itu kepada Emil, Doktor termuda lulusan Jepang tersebut.
"Setiap apa yang kita perbuatan itu pasti ada hikmahnya. Terus berdzikir mohon kepada Allah agar diberi kelancaran," tutur Kiai Ma'shum kepada suani Arumi Bachsin ini.
Tak hanya memberikan nasehatnya, Kiai Ma'shum juga mendoakan cita-cita Bupati nonaktif Trenggalek ini bisa terwujud "InsyaAllah Mas Emil Jadi wagub," doa pengasuh Ponpes Al-Ishlah ini.
Mendapat doa baik dari Kiai sepuh ini, tentunya disambut baik pria yang kini menjabat co-Presiden UCLG ASPAC atau wakil presiden asosiasi pemerintah daerah se-Asia Pasifik tersebut.
"Kedatangan saya ke sini lebih kepada sowan seorang santri kepada Kiai. Tentu doa restu kiai akan spirit kami dalam Pilkada Jatim ini," imbuh Emil. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




