Senin, 17 Februari 2020 14:40

Begini Kata Dinas Pendidikan Terkait Sistem Zonasi yang Diduga Jadi Penyebab Siswi SMP Bunuh Diri

Rabu, 30 Mei 2018 17:05 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Begini Kata Dinas Pendidikan Terkait Sistem Zonasi yang Diduga Jadi Penyebab Siswi SMP Bunuh Diri

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kabupaten dan Kota Blitar menanggapi kasus EP (16) siswi SMP yang bunuh diri diduga karena kecewa masalah sistem zonasi masuk SMA.

Saat dikonfirmasi, Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten dan Kota Blitar Suhartono menegaskan bahwa motif EP nekat mengakhiri hidupnya bukan semata lantaran masalah kecewa dengan sistem zonasi. Hal itu berdasarkan hasil konfirmasi dari berbagai pihak pasca kejadian.

"Intinya motifnya bukan semata-mata karena masalah zonasi. Begitu dapat kabar kejadian ini kami langsung konfirmasi ke sejumlah pihak," jelas Suhartono, Rabu (30/5/2018).

Selain informasi dari berbagai pihak, keyakinan penyebab korban bunuh diri bukan semata karena masalah zonasi ini, karena EP masih memiliki peluang masuk SMAN 1 Kota Blitar meski tinggal di luar zona. Karena dalam sistem zonasi ini ada kuota sebanyak 10 persen bagi siswa di luar zona, dengan pertimbangan nilai UN.

"Informasi yang kami dapat korban nilainya bagus dan masih punya kesempatan masuk SMAN 1 Kota Blitar," jelasnya.

Berdasarkan keterangan Katmadi Waka Kesiswaan SMP Negeri 1 Kota Blitar tempat EP bersekolah, EP merupakan siswi berprestasi. Bahkan EP menduduki peringkat ke 30 di sekolahnya, dengan nilai ujian nasional 359,0.

"Kalau dirata-rata nilai ujianya 89. Dia (EP) anaknya cerdas dan ceria, kami pihak sekokah juga tidak menyangka," ungkap Katmadi.

Lanjut Suhartono, kasus yang terjadi di EP ini diharapkan bisa menjadi pembelajaran bersama. Terutama bagi wali murid agar benar-benar memahami sistem zonasi.

"Kami berharap ini jadi pelajaran bersama. Kepada wali murid kami juga berharap agar mengetahui secara jelas terkait sistem zonasi ini dengan bertanya kepada operator di masing-masing sekolah," tuturnya.

Untuk diketahui, Kabupaten dan Kota Blitar menggunakan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA pada 2018. Ada empat zona yang ditentukan dalam PPDB di Blitar raya. Zona satu berada di wilayah Kota Blitar. Yakni, SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, dan SMAN 4.

Sedangan zona dua berada di wilayah timur Kabupaten Blitar. Yakni, SMAN 1 Garum, SMAN 1 Talun, dan SMAN 1 Kesamben.

Zona tiga berada di wilayah selatan Kabupaten Blitar. Yakni SMAN 1 Sutojayan dan SMAN 1 Kademangan. Terakhir, zona empat berada di wilayah barat Kabupaten Blitar. Yakni SMAN 1 Srengat dan SMAN 1 Ponggok. (ina/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 29 Januari 2020 22:31 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar kata Gunung Kelud, orang pasti membayangkan kedahsyatan letusannya. Sekali meletus, abu Gunung Kelud bisa menghentikan operasional beberapa bandara. Bahkan, bandara di Yogya pun harus berhenti beroperasi ketika Gu...
Kamis, 13 Februari 2020 12:49 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanTebar pesona! Itulah yang kini gencar dilakukan para calon wali kota Surabaya. Senyum mereka bertebaran di mana-mana. Di media sosial. Di baliho. Di media massa. Bahkan di selempitan koran.Bukan hanya senyum. Juga janji-janji. S...
Senin, 10 Februari 2020 11:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALTidak sama an...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...