Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan saat pers rilis, Kamis (30/12/2021).
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Polisi memastikan siswi SMAN 1 Srengat yang bunuh diri dengan cara gantung diri di depan ruang kelas dilatarbelakangi persoalan asmara. Hal ini diungkapkan Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan, Kamis (30/12/2021).
Masalah asmara sejak awal memang disebut-sebut menjadi alasan utama FV (15) mengakhiri hidup. Hal ini kemudian dikuatkan dengan temuan bukti video rekaman korban sebelum mengakhiri hidup, serta pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang salah satunya adalah teman lelaki korban.
BACA JUGA:
- Remaja Putus Sekolah Dijajakan Layani Hidung Belang di Kota Blitar, 5 Mucikari Diamankan
- Siswi 14 Tahun di Kota Blitar Diduga Jadi Korban TPPO, Polisi Selidiki Jaringan Pelaku Mucikari
- Diduga TPPO, Siswi 14 Tahun di Kota Blitar Jadi Pemuas Pria Hidung Belang, Polisi Amankan Mucikari
- Masuk ke Kolong Truk, Pria di Kediri Tewas Terlindas Truk
AKBP Yudhi mengatakan, FV nekat mengakhiri hidup karena ada tekanan psikis akibat masalah asmara, yaitu putus cinta dengan sang kekasih.
"Hasil barang bukti digital, pacarnya menanyakan apakah hubungan mau dilanjutkan atau tidak. Sehingga dari situ mungkin ada perasaan tertekan," kata Yudhi.
Selain dari pemeriksaan saksi, polisi juga menemukan fakta bahwa FV sempat merekam video sebelum mengakhiri hidupnya.
Video tersebut direkam menggunakan kamera handphone yang ditemukan polisi di bangku di dalam kelas korban.
Ada dua video yang direkam korban. Video pertama berdurasi 37 detik berisi ucapan maaf FV kepada kedua orang tuanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




