SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Jembatan utama di Dusun Panggung, Desa Pakamban Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, ambruk Rabu (14/3). Ambruknya jembatan tersebut diduga karena penyangga jembatan tergerus air, Selasa malam (13/03/2018) sekitar pukul 18.15 WIB. Apalagi ambruknya jembatan terjadi saat hujan lebat yang terjadi di wilayah tersebut.
Akibat ambruknya jembatan, jalan utama menuju Kecamatan Pragaan lumpuh total. Sementara warga yang hendak menuju jalan utama (Nasional) menuju Kecamatan Pragaan harus memutar dan menempuh jarak sekitar 5 Kilometer lebih jauh.
BACA JUGA:
- Harga Garam di Gili Raja Sumenep Turun Saat Musim Produksi Mulai Ramai
- 1.356 CJH Sumenep Berangkat ke Tanah Suci, Wabup Ingatkan Cuaca Ekstrem di Makkah
- YBM PLN Salurkan Bantuan Ternak Kambing untuk Buruh Serabutan di Sumenep
- Sambut Musim Tanam Tembakau, Petani Sumenep Mulai Semai Bibit, Harga Capai Rp50 Ribu per Ikat
”Untung saja tidak ada yang melintas saat jembatan ini ambruk mas, mungkin karena lagi hujan sehingga tidak ada warga yang melintas,” kata pemuda setempat, Faidi. Rabu (14/03/2018)
Faidi menegaskan jembatan tersebut merupakan akses utama bagi warga setempat, baik dari sektor perekonomian dan pendidikan. Oleh karena itu, ia berharap secepat mungkin ada penanganan lantaran akan sangat merugikan warga Pakamban Daya. “Ini jembatan merupakan akses utama warga, sehingga jika tidak secepatnya dicarikan solusi maka sektor perekonomian dan pendidikan menjadi terhambat,” tegasnya.
Kepala Desa Pakamban Daya, Moh. Khalid saat dikonfirmasi sejumlah media mengaku sudah memberitahu pihak Pemerintah Daerah melalui Camat setempat. Ia mengungkapkan bahwa jembatan tersebut sudah berumur 23 tahun, dibangun sejak tahun 1995/1996 menggunakan APBD.
"Dalam waktu dekat insyaallah akan dilakukan perbaikan, karena jalan tersebut merupakan jalan yang digunakan warga untuk melakukan kegiatan ekonomi dan pendidikan," ungkapnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




