Senin, 25 Juni 2018 03:19

Harga Cabai di Tuban Terus Naik, Pedagang Mulai Kehilangan Omzet

Rabu, 07 Maret 2018 16:16 WIB
Wartawan: Gunawan
Harga Cabai di Tuban Terus Naik, Pedagang Mulai Kehilangan Omzet
Pedagang cabai melayani para pembeli di pasar.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Dalam kurun beberapa minggu terakhir, harga komoditi cabai berbagai jenis di Pasar Baru Kabupaten Tuban terus mengalami tren kenaikan cukup signifikan. Hal ini membuat pendapatan para penjual cabai yang mengalami penurunan.

Pantauan BANGSAONLINE.com di lapangan, harga cabai rawit merah berada dikisaran Rp. 60 ribu hingga Rp. 65 ribu, sedangkan cabai keriting sekitar Rp. 30 ribu sampai Rp. 35 ribu, sementara cabai rawit hijau sekitar Rp. 10 ribu sampai Rp. 15 ribu.

Salah satu pedagang cabai Tomo mengatakan, kenaikan tersebut diduga karena faktor cuaca dan banyaknya pasokan cabai. Curah hujan yang masih cukup tinggi di berbagai wilayah yang menjadi pemasok cabai menjadi penyebab utama kenaikan.

Sedangkan, dengan kenaikan harga itu membuat pendapatan para pedagang turun jika dibandingkan harga normal. “Harga yang tinggi membuat pembeli banyak yang mengurangi belanjaannya,” ujar Tomo kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (7/3).

Tomo memperkirakan, harga cabai akan normal kembali beberapa bulan kedepan. Dimana saat curah hujan sudah tidak terlalu sering terjadi dan para petani telah memasuki masa panen. “Biasanya bulan April harga akan stabil karena banyak petani yang sudah mulai panen cabai,” tambahnya.

Hal yang sama juga diutarakan penjual lainnya, Rumiatun. Ia mengatakan, cabai yang didapat dari petani banyak yang membusuk karena banyak mengandung air dan diserang penyakit. Banyak cabai yang membusuk sebelum masa panen, sehingga para petani terpaksa memanen dini tanamannya.

“Curah hujan yang masih tinggi mempengaruhi pasokan cabai dari petani. Banyak cabai yang rontok dan membusuk sebelum masa panen,” ujarnya.

Sementara harga komoditi lainnya cenderung stabil, bahkan ada yang mengalami penurunan, seperti harga bawang merah dan bawang putih yang berada dikisaran Rp. 20 ribu hingga Rp. 25 ribu. sedangkan telur ayam yang cenderung mengalami penurunan. Bila sebelumnya dikisaran harga Rp. 25 ribu kini hanya sekitar Rp. 20 ribu. (gun/wan/dur)

Rabu, 20 Juni 2018 03:21 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*UNGKAP syukur terekspresikan penuh hikmat kebijaksanaan dalam merayakan Hari Kemenangan, Idul Fitri, 1 Syawal 1439 H. Alhamdulillah saya diberi kemampuan oleh-Nya untuk melintas, menjelajah, menempuh kembali jalan-jalan kampung d...
Senin, 25 Juni 2018 00:29 WIB
Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Waqadhaynaa ilaa banii israa-iila fii alkitaabi latufsidunna fii al-ardhi marratayni walata’lunna ‘uluwwan kabiiraan (4).Pada ayat kedua diingatkan bahwa Bani Israel telah diberi anugerah al-k...
Sabtu, 23 Juni 2018 11:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Jumat, 22 Juni 2018 23:07 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kampung Toronan Samalem Pamekasan adalah salah satu tempat wisata baru yang menawarkan keindahan serta kesejukan alam bebukitan. Wisata alam ini berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, M...